Lewat PMMB, Erick Thohir Ingin BUMN Cetak SDM Mumpuni di Era Disrupsi

Lewat PMMB, Erick Thohir Ingin BUMN Cetak SDM Mumpuni di Era Disrupsi
Menteri BUMN, Erick Thohir (Sumber: dok. Kementerian BUMN)

Kementerian BUMN mengadakan penguatan Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) pada siang ini, Rabu, 12 Februari 2020. Acara penguatan sekaligus launching PMMB untuk tahun 2020 tersebut dikemas dalam bentuk talkshow dengan pembicara dari berbagai kementerian dan juga rektor.

Acara dibuka oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Di hadapan ribuan mahasiswa dari 300 perguruan tinggi, rektor dan direksi-direksi BUMN, Erick Thohir memberikan wejangan tentang betapa pentingnya pengembangan sumber daya manusia di era disrupsi ini.

"Data McKinsey menyebutkan bahwa 375 juta pekerja di dunia harus dilakukan reskilling dan retraining, karena 50% pekerjaan yang ada hari ini akan terotomatisasi. Inilah salah satu alasan mengapa BUMN sebagai pelaku industri harus peka terhadap tantangan disrupsi ini," terang Erick dalam keterangan resmi Kementerian BUMN, Rabu 12 Februari 2020.

Menurut Erick, salah satu bentuk kepekaannya adalah dengan menyusun program-program pengembangan SDM yang dapat menjawab tantangan era tersebut. Erick menambahkan bahwa selama menjabat, ia ingin menyiapkan pondasi dan legacy yang kuat, salah satunya adalah dengan membangun sumber daya manusia, khususnya anak muda.

"Apa yang kami siapkan, bukan hanya untuk masa jabatan selama menjadi menteri saja, tetapi untuk bisa dilanjutkan lagi. Untuk masa depan," Menteri Erick melanjutkan.

Sementara itu, Ketua Umum FHCI, Herdy Harman menyampaikan bahwa PMMB dapat menjadi alternatif ajang pencarian putra-putri terbaik Indonesia untuk bergabung dan berkembang bersama BUMN. Sedangkan bagi PTN/PTS dan mahasiswa, program magang ini dapat membantu mengembangkan kurikulum dan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di pasar global.

PMMB ini sudah dimulai  sejak 2018 dan telah melibatkan lebih dari 16.500 mahasiswa. “Saat ini, PMMB sudah ada empat angkatan. Satu angkatan di tahun 2018, dua angkatan di tahun 2019  dan tahun 2020 rencananya akan dua angkatan juga,” jelas Herdy.

PMMB Batch I tahun 2020 diikuti 4.608 mahasiswa dari 300 kampus di tanah air dan melibatkan 124 BUMN. Para mahasiswa yang mengikuti program ini mendapatkan pengalaman magang di BUMN secara penuh selama minimal 6 bulan dan diakui sebanyak 18 – 23 SKS oleh kampusnya. Selain pengalaman, para peserta juga mendapatkan uang saku bulanan dan sertifikat, baik sertifikat kompetensi maupun sertifikat industri.

Baca juga: Pegadaian Bersama 18 Perguruan Tinggi Teken MoU PMMB