Layanan LinkAja Syariah, Uang Elektronik Syariah Pertama di Indonesia

Layanan LinkAja Syariah, Uang Elektronik Syariah Pertama di Indonesia
Aplikasi LinkAja Layanan Syariah (Sumber: dok. LinkAja)

Platform uang elektronik LinkAja, mengeluarkan layanan terbaru yakni Linkaja Syariah. Dengan peluncuran tersebut, LinkAja menjadi fintech aplikasi uang elektronik pertama yang mengeluarkan layanan berbasis syariah di Indonesia.

Anwar Abbas, Ketua Dewan Pengawas Syariah, Layanan Syariah LinkAja menyampaikan bahwa inisiasi ini dibangun sebagai bentuk dukungan terhadap Masterplan Ekonomi Syariah di Indonesia.

“Dalam rangka mendukung perwujudan masterplan ekonomi syariah yang telah diusung oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), LinkAja secara resmi meluncurkan Layanan Syariah LinkAja,” terang Anwar dalam rilis resmi perusahaan pada 14 April 2020.

Ia juga menambahkan bahwa layanan tersebut akan melayani berbagai jenis pembayaran dengan kaidah syariah. Artinya, terdapat beberapa prinsip dasar yang dipatuhi, terkait penempatan dana dan tata cara transaksi. Misalnya saja dalam penempatan dana, LinkAja bekerja sama dengan bank-bank syariah.

LinkAja syariah juga memenuhi unsur-unsur akad syariah yakni tidak ada unsur maisyir (judi), gharar (ketidakjelasan), riba (tambahan), zalim, dan barang tidak halal.

“Layanan Syariah LinkAja mengedepankan tiga kategori utama produk layanan syariah, yaitu Ekosistem ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf), Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Masjid, serta Digitalisasi Pesantren dan UMKM,” terang Haryati Lawidjaja, POH Direktur Utama LinkAja.

Saat ini layanan Syariah LinkAja telah bekerja sama dengan lebih dari 242 lembaga dan institusi penyaluran ZISWAF, lebih dari 1.000 masjid, pesantren, serta beberapa mitra ecommerce dan offline merchants.

Selain memfasilitasi transaksi pengguna, peluncuran LinkAja Syariah juga dimaksudkan untuk mendukung rencana pemerintah menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah terkemuka di dunia pada tahun 2024. Layanan ini telah mengantongi sertifikat DSN MUI setelah terbitnya Fatwa DSN MUI No.116/DSN-MUI/IX/2017 tentang uang elektronik syariah.

Seluruh pengguna LinkAja dapat mengubah akun ke layanan Syariah LinkAja dengan klik banner layanan Syariah LinkAja yang terdapat di halaman utama aplikasi. Setelah itu, pengguna harus melakukan aktivasi akun dan memasukkan PIN. Pengguna pun langsung bisa memanfaatkan beragam produk Layanan Syariah LinkAja melalui aplikasi.

Baca juga: Permudah Belajar Online, LinkAja - Pahamify Kolaborasi Pembayaran Digital