Kolaborasi Jasa Marga dan LinkAja Memungkinkan Pengguna Bayar Tol Tanpa Kartu

Kolaborasi Jasa Marga dan LinkAja Memungkinkan Pengguna Bayar Tol Tanpa Kartu
Aplikasi FLO berbasis RFID memungkinkan pengguna bayar tol tanpa kartu/Sumber: PT Jasa Marga

Kini pengguna jalan tol tak perlu repot-repot lagi mencari kartu e-Toll di tas atau dompet. Pasalnya, PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) yang merupakan anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. telah melakukan kerja sama dengan PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) dalam sistem pembayaran tol melalui aplikasi FLO. Pembelian voucher elektronik FLO bisa menggunakan LinkAja, uang elektronik berbasis server besutan Finarya.

Dirut PT JMTO Septerianto Sanaf melalui siaran persnya mengatakan pihaknya sedang melakukan uji coba pengguna aplikasi FLO yang menggunakan teknologi radio frequency identification (RFID). Nanti dalam praktiknya, stiker RFID tertempel pada kendaraan dan akan terhubung dengan aplikasi FLO di ponsel. Praktik ini merupakan salah satu bentuk implementasi single lane free flow (SLFF).

“Pengguna LinkAja yang sudah melakukan pembelian voucher FLO melalui platform LinkAja, dapat melewati atau mengakses gerbang tol khusus di ruas tol yang dikelola Jasa Marga dengan menggunakan aplikasi FLO," ujarnya.

Baca juga: Jasa Marga Rekonstruksi Tol Jakarta-Cikampek, Sebagian Jalur Ditutup Hingga 4 Juli

Menurut dia, penggunaan FLO akan difokuskan di wilayah Jabodetabek. Sebelumnya JMTO telah melakukan ujicoba di Jalan Tol Sedyatmo dan Jalan Tol Bali Mandara dengan menggandeng Bus DAMRI, Taksi Blue Bird, dan kendaraan operasional Garuda Indonesia.

Hingga akhir Juni 2019, JMTO telah menyediakan 20 gerbang tol untuk bisa melayani transaksi SLFF, tersebar di Jalan Tol Jagorawi, Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jalan Tol Jakarta-Tangerang-Cengkareng, Jalan Tol Sedyatmo dan Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Lebih lanjut dia mengatakan hingga akhir tahun JMTO menargetkan penyediaan 200 gardu khusus FLO. Untuk itu, dia berharap aplikasi FLO dan stiker RFID bisa dijual secara luas dalam waktu dekat.

Baca juga: Jasa Marga Tempati Peringkat 28 Top 100 Indonesia Most Valuable Brands 2019

Sebagai informasi, SLFF merupakan tahap lanjut dari elektronifikasi pembayaran jalan tol yang tengah dikembangkan oleh para operator. Sebelumnya, seluruh transaksi jalan tol sudah menggunakan uang elektronik berbasis kartu. Dengan SLFF, transaksi bisa dilakukan tanpa kartu. Pengguna jalan bisa melaju dengan kecepatan 30 kilometer per jam saat melalui gardu tol sehingga waktu transaksi lebih cepat.