Kinerja Positif Bank OCBC NISP Tetap Terjaga di Tengah Pandemi COVID-19

Kinerja Positif Bank OCBC NISP Tetap Terjaga di Tengah Pandemi COVID-19
Sumber: Bank OCBC NISP
  1. Di tengah tantangan multi dimensi tahun 2020, Bank OCBC NISP mencatatkan pertumbuhan laba sebelum pajak sebesar 12%, DPK, Aset dan Kredit masing-masing tumbuh lebih dari 5%
  2. Tetap utamakan keselamatan dan kesehatan karyawan dan nasabah, Bank OCBC NISP pastikan keberlanjutan layanan dan operasional dengan memperkuat solusi #BankingFromHome dengan hadirkan Velocity Mobile yang memungkinkan pelaku usaha UKM untuk bertransaksi di mana saja selama 24 jam

Jakarta, 29 April 2020 - Pada 4 April 2020 ini, genap 79 tahun Bank OCBC NISP hadir dan melayani kebutuhan perbankan masyarakat Indonesia. Dengan semangat Tidak Ada Yang Tidak Bisa, Bank OCBC NISP mampu melalui berbagai tantangan dan terus aktif menghadirkan solusi perbankan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Pengalaman panjang ini menjadi modal yang kuat bagi Bank di tengah perlambatan dan tantangan sebagai dampak pandemi COVID-19 yang dihadapi seluruh industri dari berbagai sektor.

Pada Q1-2020, Bank OCBC NISP mencatat laba bersih sebesar Rp791 Miliar naik dari Rp765 Miliar pada Q1-2019, sedangkan pertumbuhan laba sebelum pajak mencapai 12,1% YoY menjadi Rp 1,1 Triliun. Total aset Bank tumbuh sebesar 7,8% menjadi Rp191,5 Triliun pada akhir kuartal I 2020 dari Rp177,5 Triliun pada kuartal I 2019. Di tengah berbagai perubahan dan penyesuaian operasional bisnis akibat pandemi COVID-19, Bank OCBC NISP tetap mempertahankan fungsi intermediasi dengan pertumbuhan DPK sebesar 5,2% YoY menjadi Rp 137,4 Triliun pada kuartal I 2020 dari Rp130,5 Triliun pada kuartal I 2019. Sementara itu, penyaluran kredit senilai Rp123,9 Triliun pada kuartal I 2020, tumbuh 5,4% dari Rp117,5 Triliun pada kuartal I 2019. Fungsi intermediasi dijalankan dengan berpedoman pada prinsip kehati-hatian seperti terlihat dari rasio NPL (non-performing loan) net sebesar 0,9% dan bruto sebesar 1,8%. Dalam kondisi yang menantang, likuiditas bank terjaga memadai dengan LDR sebesar 89,9% dan LFR 87,3%.

Meski demikian, pandemi COVID-19 menghadirkan disrupsi yang luar biasa terhadap berbagai sektor, termasuk sektor keuangan, mulai dari cara bekerja pelaku usaha untuk memberikan pelayanan sampai ke cara nasabah untuk mengatur keuangannya. Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah telah mengubah kebiasaan, gaya hidup dan pemanfaatan teknologi digital sebagian besar masyarakat Indonesia, termasuk cara masyarakat melakukan kegiatan perbankan.

“Berkembangnya kasus COVID-19 di Indonesia mendorong Bank OCBC NISP untuk melakukan penyesuaian guna memastikan keberlanjutan operasional Bank. Kami juga terus memastikan Bank menjalankan strategi yang difokuskan pada peningkatan pendapatan non-bunga, melakukan efisiensi dan menjaga kualitas kredit. Lebih jauh, Bank OCBC NISP percaya bahwa pengalaman Bank selama 79 tahun, mengarungi berbagai macam krisis dan penerapan prinsip kehati-hatian secara konsisten, akan menjadi modal yang kuat untuk Bank OCBC NISP mempertahankan kinerja yang sehat dan berkelanjutan. Dengan kesehatan keuangan Bank yang masih tetap terjaga pada kuartal I 2020, yang terlihat dari rasio kecukupan modal yang berada pada level 18,8% dan juga rasio ketersediaan dana untuk memenuhi kewajiban (Liquidity Coverage Ratio) yang mencapai 156,2%, kami siap memberikan dukungan kepada nasabah dan masyarakat Indonesia untuk melalui kondisi menantang ini,” jelas Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP.

Di tengah penerapan PSBB di beberapa wilayah di Indonesia, Bank OCBC NISP terus memperluas dan meningkatkan efektivitas penerapan Working from Home yang sudah mencapai lebih dari 80% karyawan di kantor pusat dan lebih dari 70% karyawan di kantor cabang. Bank OCBC NISP juga memusatkan layanan di wilayah tertentu dan melakukan penutupan sementara hampir 45% kantor cabang. Walapun demikian, Bank OCBC NISP tetap berupaya untuk memberikan pelayanan prima bagi nasabah dengan memperkuat layanan #BankingFromHome melalui aplikasi ONe Mobile untuk nasabah individu dan Velocity untuk nasabah korporasi. “Khusus untuk nasabah korporasi, setelah sebelumnya dapat diakses melalui channel internet banking, kini kami menghadirkan Velocity Mobile efektif mulai 20 April 2020. Velocity Mobile akan memberikan opsi media transaksi kepada pelaku usaha untuk mengakses dan mengoperasionalkan rekeningnya,” jelas Parwati.

Lebih lanjut sejalan dengan komitmen Bank untuk tumbuh dan berkembang bersama Nasabah, Bank OCBC NISP juga mendukung kebijakan Pemerintah yang dituangkan pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/ POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional untuk berpartisipasi dalam program pemberian relaksasi bagi para Nasabah yang terkena dampak COVID-19 sesuai dengan ketentuan dan kebijakan yang berlaku dengan tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian. Bank OCBC NISP juga secara aktif berdiskusi dan berkomunikasi dengan nasabah, terutama pelaku usaha UMKM akan dampak dan program relaksasi yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha.

“Walapun kita belum tahu dengan pasti sedalam dan sepanjang apa dampak pandemi COVID-19 terhadap perekonomian Indonesia, Bank OCBC NISP berkomitmen untuk menjalankan perannya dalam memastikan layanan perbankan yang berkelanjutan guna mendukung perekonomian Indonesia. Selain memperkuat berbagai solusi perbankan, Bank OCBC NISP juga mengajak nasabah dan masyarakat Indonesia untuk dapat memahami kondisi perekonomian dan kesempatan yang ada melalui diskusi finansial bersama para ahlinya di #TAYTBLiveTalks. Melalui acara yang diadakan secara live saat jam makan siang dari akun IG @ocbc_nisp setiap hari Senin dan Rabu ini, nasabah dan masyarakat bisa mendapatkan berbagai tips untuk mengelola keuangan dan tips investasi agar dapat memaksimalkan dana yang dimilikinya di tengah situasi menantang. Kami berharap program #TAYTBLiveTalks ini dapat memberikan inspirasi bagi semua agar tetap dapat produktif,” tutup Parwati.

Sekilas Tentang Bank OCBC NISP

Bank OCBC NISP didirikan di Bandung pada tahun 1941 dengan nama Nederlandsch Indische Spaar en Deposito Bank. Per tanggal 31 Maret 2020, Bank OCBC NISP melayani nasabah melalui 269 jaringan kantor di 57 kota di Indonesia, dilengkapi dengan 644 unit ATM Bank OCBC NISP yang dapat diakses di lebih dari 190.000 jaringan ATM di Indonesia, serta sekaligus terhubung dengan lebih dari 760 jaringan ATM OCBC Group di Singapura dan Malaysia. Bank OCBC NISP pun melayani nasabah melalui berbagai channel digital, termasuk mobile banking dan internet banking - baik individu maupun korporasi. Bank OCBC NISP mendapatkan peringkat idAAA (stabil) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dan AAA(idn)/stabil dari PT Fitch Ratings Indonesia.

Bank OCBC NISP
Corporate Communication Division
OCBC NISP Tower, Jl Prof Dr Satrio Kav 25, Jakarta 12940
Tel: (62)21- 25533888 ; Fax: (62)21-57944000
Email: corporate.communication@ocbcnisp.com
www.ocbcnisp.com

Aleta Hanafi Duhita Rahma Mahatmi (Gandis) Masniar Hutajulu
Division Head Public Relations & CSR Public Relations
aleta.hanafi@ocbcnisp.com duhita.mahatmi@ocbcnisp.com masniar.hutajulu@ocbcnisp.com
Mobile: 62-8119860068 Mobile: 62-8111071069 Mobile: 62-85218211636