Kelola Aset Puluhan Miliar Rupiah, KUD Binaan Astra Agro Jadi Koperasi Terbaik Nasional

Kelola Aset Puluhan Miliar Rupiah, KUD Binaan Astra Agro Jadi Koperasi Terbaik Nasional
Ketua KUD Karya Mukti Riswanto (paling kanan), Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jambi (kedua kanan), bersama penerima penghargaan lainnya./Sumber: PT Astra Agro Lestari.

Koperasi Unit Desa (KUD) Karya Mukti, mitra binaan PT Sari Aditya Loka 2 dan 3 (SAL) yang merupakan anak perusahaan PT Astra Agro Lestari Tbk, pada peringatan Hari Koperasi Nasional 2019 kembali didapuk sebagai Koerasi Terbaik Nasional 2019 untuk kategori pemasaran.

Penghargaan diberikan dalam rangka Hari Koperasi Nasional ke-72 oleh Menteri Koperasi dan UKM  Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga di Purwokerto, Kamis (11/7/).

Menurut Suharto, Community Development Area Manager PT Astra Agro Lestari Tbk. Jambi, pihaknya berkomitmen untuk terus membangun kemitraan dengan petani. Bahkan meningkatkan kemitraan kini menjadi program prioritas 2019 dari perusahaan.

Baca juga: Produksi CPO Astra Agro Capai 1,634 Juta Ton

"Perusahaan juga terus mendukung pelaksanaan tata kelola perkebunan petani yang memegang prinsip keberlanjutan atau sustainable palm oil. Hal ini terbukti dengan telah diberikannya sertifikat ISPO bagi KUD Karya Mukti pada 2017," ujarnya Minggu (14/7).

KUD Karya Mukti beroperasi di dusun Karya Harapan Mukti, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, yang berbasis komoditas kelapa sawit ini, sebelumnya telah menerima penghargaan serupa di tahun 2013 dan 2016. KUD Karya Mukti yang saat ini telah memiliki 18 unit usaha tersebut telah bermitra dengan PT Sari Aditya Loka 2 dan 3 (SAL) sejak tahun 90-an hingga saat ini.

Ketua KUD Karya Mukti Riswanto mengatakan KUD ini bisa besar berkat program kemitraan. "Kami menjalankan koperasi dengan modal saling percaya antara perusahaan, pengurus dan juga anggota koperasi. Tanpa kepercayaan roda koperasi bisa hancur," tuturnya.

Pria yang telah mendapat Penghargaan Bakti Koperasi dan UKM Tingkat Nasional pada tahun 2017 ini kembali mengenang kisah sukses KUD yang dibinanya. Riswanto menuturkan, anggota KUD-nya yang merupakan warga transmigran telah mencoba menggarap berbagai komoditas namun tidak membuahkan hasil yang diharapkan.

“Pada 1990-an datang PT SAL menawarkan kemitraan perkebunan kelapa sawit melalui program Perkebunan Inti Rakyat (PIR) untuk transmigrasi mulailah kami membangun ekonomi desa kami. Selain itu dibentuk juga Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA) yang menjadi modal para petani setempat (anggota),” ujar Riswanto.

Untuk pengembangan, KUD Karya Mukti mempekerjakan 40 karyawan muda. Semua karyawan adalah anak-anak Desa Karya Harapan Mukti, tempat KUD Karya Mukti berdomisili. Pengembangan SDM menjadi fokus utama, Kini KUD Karya Mukti menjadi tujuan karier bagi masyarakat Desa Karya Harapan Mukti.

“Anak-anak petani ini sekarang sudah pada sekolah di Jawa, bahkan ada yang lulusan S2. Kami ingin anak-anak muda ini menjadi kader agar koperasi ini terus berjalan,” lanjut Riswanto.

Berdasarkan catatan yang ada, aset yang dikelola KUD Karya Mukti cukup fantastis. Pada Desember 2016 asetnya tercatat sebesar Rp32 milar dengan perolehan pendapatan mencapai Rp8 miliar.

Baca juga: Sepanjang 2016, Astra Agro Catat Kenaikan Laba Sebesar 224%