Kantongi Rp500 Miliar dari Obligasi, Waskita Beton Akan Bangun Pabrik

Kantongi Rp500 Miliar dari Obligasi, Waskita Beton Akan Bangun Pabrik
Dana dari obligasi sebesar 60% akan dipakai untuk investasi pembangunan pabrik yang rencananya akan dibangun di Penajam./Sumber: Waskita Beton

PT Waskita Beton Precast Tbk telah mengantongi dana Rp500 miliar dari hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Waskita Beton Precast Tahap I Tahun 2019. Pihak perseroan mengatakan sebagian dana tersebut akan dipakai untuk sebagai modal kerja dan sisanya lagi untuk membangun pabrik baru.

Dirut PT Waskita Beton Precast Tbk. Jarot Subana mengatakan penerbitan obligasi adalah timing yang tepat bagi perusahaan. Momentum yang tepat ini didukung dengan adanya peningkatan peringkat Indonesia, dan banyaknya obligasi yang jatuh tempo sehingga menambah demand, serta dikombinasikan dengan posisi keuangan perseroan yang sehat dan atraktif. 

Baca juga: Tiga Tahun, Waskita Beton Telah Gunakan 7,9 Triliun Dana Hasil IPO

“Penerbitan obligasi ini sesuai dengan kebutuhan investasi jangka menengah dan panjang perusahaan,” katanya dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (15/7). 

Menurut dia, dari dana Rp500 miliar itu, 40% akan digunakan anak usaha dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk ini sebagai modal kerja perusahaaan untuk mendukung penyelesaian proyek-proyek eksisting. Sedangkan sebesar 60% untuk investasi pembangunan pabrik yang rencananya akan dibangun di Penajam serta investasi penambahan kapasitas pabrik eksisting di daerah Bojonegara dan Gasing.

"Obligasi Berkelanjutan tahap selanjutnya yaitu senilai Rp1,5 triliun direncanakan paling cepat pada triwulan III/2019. Dengan adanya dana obligasi ini, kami akan menyasar proyek-proyek yang tengah dibidik pada proyek jalan tol, jalan jembatan, dan energi. Sehingga dapat meningkatkan nilai kontrak baru,” tuturnya.

Sebelumnya pada masa penawaran awal, obligasi berkelanjutan I Tahap I ini mencapai oversubscribe, di mana dari total permintaan yang masuk sebanyak Rp1,091 Triliun atau 2,18x dari jumlah yang ditawarkan sebanyak Rp500 Miliar. Keberhasilan ini dicapai karena adanya pemilihan timing yang tepat dalam melakukan penerbitan obligasi.

Baca juga: Waskita Beton Precast Targetkan Kenaikan Laba 10 Persen di 2019