KAI Terima Penghargaan Anugerah Revolusi Mental 2019

KAI Terima Penghargaan Anugerah Revolusi Mental 2019
CDD of Personnel Care, Control and Development Wawan Ariyanto menerima penghargaan Anugerah Revolusi Mental 2019 dari Menko PMK Muhadjir Effendy/Sumber: KAI

PT Kereta Api Indonesia (Persero) meraih Penghargaan Anugerah Revolusi Mental 2019 Kategori Badan Usaha Non Koperasi Bidang usaha Pelayanan Transportasi Publik yang digagas oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan (PMK) di Jakarta, akhir pekan lalu.

Acara dihadiri oleh beberapa Menteri di antaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Agama Fahcrul Razi, Menko PMK Muhadjir Effendy, Kepala Badan Pusat Statistik  Suhariyanto.

Penghargaan diserahkan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy dan diterima langsung oleh Wawan Ariyanto, Corporate Deputy Director of Personnel Care, Control and Development.

Muhadjir Effendy mengatakan penghargaan ini sejalan dengan terbitnya Indeks Capaian Revolusi Mental atau ICRM.

"Mudah-mudahan ini adalah langkah menuju Indonesia maju," kata Muhadjir Effendy dalam keterangan resmi KAI, Selasa 24 Desember 2019.

Muhadjir berharap, ke depan, gerakan revolusi mental akan makin masif digalakkan. Adapun sasaran yang menjadi target dari adanya gerakan revolusi ini adalah perubahan mental secara keseluruhan.

"Nantinya akan ada perubahan cara pandang, sikap, dan tindakan. Jadi mental dulu yang harus mengalami perubahan. Misalnya perubahan yang tidak baik menjadi baik," ujarnya.

Sebagai informasi, ada 10 Kategori dan 21 Nomine peraih penghargaan Anugerah Revolusi Mental 2019 yang berasal dari berbagai kalangan antara lain pemerintah, dunia usaha, dunia pendidikan maupun organisasi sosial yang secara tegas menunjukkan keteladanan, mendorong perubahan dan memberikan dampak positif secara menyeluruh, beretos kerja tinggi dan berintegritas sesuai dengan nilai-nilai yang tertuang dalam gerakan Revolusi Mental.

Baca juga: Sambut Nataru, KAI Divre II Siagakan 182 Personel