Jokowi Minta MRT Jakarta Percepat Pembangunan Fase 2 dan 3

Jokowi Minta MRT Jakarta Percepat Pembangunan Fase 2 dan 3
Kunjungan Presiden Joko Widodo ke MRT Jakarta. Jokowi memintab MRT mempercepat pembangunan fase 2 dan 3. (Sumber: MRT Jakarta)

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meminta PT MRT Jakarta untuk mempercepat pembangunan jalur kereta cepat fase 2 dan 3. Perseroan diminta untuk merampungkan pembangunan sepanjang 230 kilometer tersebut pada tahun 2030. Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama PT MRT William Sabandar Jakarta usai menemani Jokowi. 

"Presiden meminta untuk fase 2 dan fase selanjutnya agar bisa dipercepat, karena beliau sampaikan targetnya dalam 10 tahun ke depan, yaitu 2030, kita harus bisa membangun 230 kilometer jaringan MRT,” jelas William.

Selain itu, lanjutnya, presiden menyampaikan juga rasa senangnya ketika mengetahui bahwa target penumpang (ridership) sudah mencapai rata-rata 85.000 orang per hari. Jokowi senang melihat adanya budaya baru dalam bertransportasi di masyarakat. 

Baca juga: Wow, Ketepatan Waktu MRT Jakarta Capai 99,9%

Tiga bulan sejak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, jumlah rata-rata harian penumpang MRT Jakarta mencapai 85.000 orang per hari. Adapun tingkat ketepatan waktu operasional mencapai 99,9 persen. Dengan rencana dan proses integrasi yang sedang berjalan dengan moda transportasi umum lainnya, seperti bus transjakarta dan kereta LRT Jakarta, maka harapan 75 persen masyarakat menjadi pengguna transportasi publik dapat segera tercapai. 

Proses pembangunan fase 2 yang melanjutkan koridor utara-selatan yang saat ini baru sampai Bundaran HI, telah dimulai. Rencananya, akan dibangun sekitar 8,3 kilometer jalur bawah tanah menuju Kota melewati Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, hingga Kota dan ditargetkan untuk selesai pada Desember 2024 dan mulai beroperasi pada 2025. 

Baca juga: Willy: Dari Rekonstruksi Aceh Jadi Nahkoda MRT