Jasa Raharja Langsung Proses Santunan Kecelakan yang Menewaskan 6 Orang di Tol Cipali

Jasa Raharja Langsung Proses Santunan Kecelakan yang Menewaskan 6 Orang di Tol Cipali
Tim Jasa Raharja berkoordinasi dengan Kepolisian (Sumber: dok. Jasa Raharja)

PT Jasa Raharja (Persero) segera memproses santunan kecelakaan bagi korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Tol Cipali pada Minggu, 1 Desember 2019. Kecelakaan di bilangan kilometer 113.200 Jalur B, Desa gembor, Subang ini melibatkan sebuah mobil Avanza dan truk pengangkut sepeda motor.

Dalam kecelakaan tersebut, 6 korban tewas dan satu orang luka berat. Atas musibah tersebut, Direktur Operasional PT Jasa Raharja (Persero), Amos Sampetoding menyampaikan belasungkawa dan memastikan bahwa korban terjamin Jasa Raharja.

“Untuk seluruh korban meninggal dunia masing-masing ahli warisnya berhak menerima santunan sebesar 50 juta rupiah,” terang Amos.

Sementara itu, untuk korban luka-luka Jasa Raharja telah menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit di mana korban dirawat. Total biaya perawatan yang akan ditanggung maksimal 20 juta rupiah.

Selain itu, Jasa Raharja juga menyediakan manfaat tambahan biaya P3K maksimum 1 juta rupiah serta Ambulance maksimum sebesar 500 ribu rupiah. Pemberian santunan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 16 tahun 2017.

Setelah menerima informasi terkait kecelakaan Minggu 1 Desember lalu, Jasa Raharja langsung berkoordinasi dengan Polres Subang dan RSUD Ciereng untuk proses pendataan korban dan juga ahli waris. Selanjutnya, Jasa Raharja menerbitkan Surat Jaminan Biaya Rawatan bagi korban luka-luka.

Jasa Raharja memang berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik yang cepat dan juga tepat terhadap korban kecelakaan. Hal ini terbukti bahwa selama periode Januari hingga Oktober 2019, 80% korban kecelakaan yang meninggal dunia di tempat, santunannya diproses dalam waktu kurang dari 2 hari.

“Apabila di rata-rata penyerahan santunan bagi korban meninggal dunia dapat diselesaikan dalam waktu 1 hari 19 jam,” tambah Amos.

Jasa Raharja adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjalankan amanah Undang- Undang No.33 dan 34 Tahun 1964. Tugas pokok Jasa Raharja yakni menyerahkan Santunan Kecelakaan Bagi Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Darat, Laut dan Udara sebagaimana yang diatur pada Undang-Undang tersebut.

Baca juga: Jasa Raharja dan BNI Kembangkan Penerimaan IWKBU Digital