Jasa Raharja dan BNI Kembangkan Penerimaan IWKBU Digital

Jasa Raharja dan BNI Kembangkan Penerimaan IWKBU Digital
Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati (kiri) dan Direktur Keuangan Jasa Raharja Myland (kanan) menandatangani PKS Penggunaan Layanan Integrated Cash Management di Jakarta, Jumat (3/5/2019) / Sumber : Humas BNI

Guna mengikuti kemajuan teknologi dan membangun cashless society, PT Jasa Raharja (Persero) bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) sepakat mengembangkan penerimaan Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) secara digital melalui e-collection.

"Penerapan dari sistem e-collection yang terintegrasi ini akan memberikan lebih banyak manfaat bagi Jasa Raharja, antara lain data pembayaran kendaraan dari PO Bus/Travel, dan status kendaraan bermotor dapat dipantau secara real-time. Dengan sistem ini akan meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan Jasa Raharja," jelas Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati  dalam keterangan tertulisnya, Minggu 5 Mei 2019.

Menurut Adi Sulistyowati, layanan integrated cash management yang diberikan oleh BNI dimaksudkan untuk membantu pengelolaan keuangan Jasa Raharja sehingga dapat memelihara posisi keuangannya secara efektif dan efisien guna memenuhi kebutuhan operasional dan likuiditasnya.

Adi Sulistyowati menambahkan, dengan adanya peningkatan jumlah uang santunan kecelakaan sebesar 100%, dibutuhkan suatu cara untuk mempercepat penerimaan dana.

“Sistem e-collection ini diterapkan di Jasa Raharja untuk mempercepat penerimaan dana untuk mendukung kelancaran kegiatan operasional,” tambahnya.

Baca juga: Kuartal I 2019, BNI Kantongi Laba Bersih Rp4,08 Triliun

Dengan adanya sinergi ini, Jasa Raharja dapat memperoleh penerimaan pendapatan dari iuran wajib kendaraan secara lebih cepat. Program ini akan menjadi salah satu program yang strategis untuk memperkuat dan memperluas jaringan BNI dalam meningkatkan layanan perbankan serta dapat mengoptimalkan layanan perbankan dari segi layanan dan kapabilitas.

"Virtual Account BNI akan memudahkan perusahaan-perusahaan operator angkutan umum untuk menyetorkan iuran wajib dari bank mana pun juga dan tidak harus melalui rekening BNI," ungkapnya.

Selain itu, dengan virtual account debit juga memudahkan bagi Jasa Raharja untuk dapat cepat membayarkan santunan bagi korban kecelakaan dan pembayaran biaya perawatan rumah sakit tanpa harus membuka rekening.

Baca juga: Jasa Raharja Berikan Santunan Ahli Waris Korban Kecelakaan Lion Air

Selain itu, BNI juga melengkapi sistem Cash Management BNI untuk membantu Jasa Raharja dalam memonitor seluruh transaksi keuangan dan mengelola keuangannya.

"Ke depan BNI dan Jasa Raharja akan terus meningkatkan layanan bagi masyarakat," pungkasnya.