Jasa Marga: Tol Japek Elevated II Untuk Pengguna Jarak Jauh

Jasa Marga: Tol Japek Elevated II Untuk Pengguna Jarak Jauh
Tol Japek Elevated II/ Sumber: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR

PT Jasa Marga selaku pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) melalui Direktur Utama Desi Arryani menegaskan bahwa tol elevated Japek II hanya diperuntukkan pengguna jarak jauh seperti ke Bandung atau kota-kota di Jawa.

Oleh karena itu, tidak ada gerbang tol keluar di lokasi tol Japek Elevated II. Bahkan jalan tol elevated tersebut juga tidak memiliki rest area dan pom bensin, sehingga jalan sepanjang 38 kilometer tersebut memang diperuntukkan perjalanan nonstop.

"Iya itu masih dalam perencanaan, tapi untuk saat ini memang belum ada untuk fasilitas itu," jelas Desi Arryani saat meninjau kesiapan jalan tol layang Jakarta Cikampek Elevated II bersama jajaran Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Minggu 8 Desember 2019.

Meski demikian, pihaknya akan menempatkan petugas di tol elevated, juga ambulans dan mobil derek serta ratusan CCTV jika ada hal yang tidak diinginkan.

Tak hanya itu, mereka juga akan membatasi kecepatan kendaraan yang melintas di tol sepanjang 38 kilometer ini, yakni 60 km per jam.

Kendaraan yang bisa melintas di tol Japek Elevated II juga dibatas yakni hanya untuk golongan I non-bus dan non-truk.

Pemerintah juga memastikan masih mengenakan gratis untuk para pengemudi yang melewati tol elevated Japek II tersebut.

Tol layang terpanjang di Indonesia itu menjadi upaya pemerintah untuk mengurangi kemacetan yang terjadi selama ini.

Adapun, proyek tol Japek layang memiliki panjang 38,4 km dari Gerbang Tol Cikunir hingga Karawang Barat ini memiliki biaya konstruksinya ditaksir mencapai Rp11,69 triliun.

Direncanakan tol ini akan dilengkapi empat emergency bay (parking bay untuk keadaan darurat) serta dua emergency exit.

Baca juga: Waspada Macet, Jasa Marga Masih Akan Perbaiki Tol Jagorawi Sampai Akhir Tahun