ITDC Fokus Kembangkan The Mandalika Jadi Destinasi Sportainment Kelas Dunia

ITDC Fokus Kembangkan The Mandalika Jadi Destinasi Sportainment Kelas Dunia
The Mandalika/Sumber: ITDC

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) terus berkomitmen mengembangkan The Mandalika sebagai destinasi wisata sportainment berkelas dunia di Indonesia.

Hingga saat ini, ITDC telah mengantongi komitmen Real Estate Investment senilai USD1,3 miliar guna pembangunan sejumlah hotel dan kluster sport & entertainment, termasuk di dalamnya Mandalika International Street Circuit yang ditargetkan dapat selesai pada akhir 2020 untuk segera akan diuji coba dan dapat digunakan untuk gelaran event MotoGP Mandalika 2021.

Melalui event MotoGP ini, ITDC memperkirakan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan oleh masyarakat NTB dan Indonesia, antara lain penciptaan lapangan kerja langsung bagi sekitar 7.500 orang, memberikan tambahan investasi lokal sebesar 150 juta dolar AS, menambah jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia hingga mencapai 300 ribu orang/tahun, serta diperkirakan akan mendorong peningkatan belanja wisatawan hingga mencapai 40 juta dolar AS per tahun. Magnitude event MotoGP juga sangat besar, di mana diperkirakan tayangan MotoGP dapat menjangkau hampir 430 juta pemirsa di seluruh dunia.

“Kami meyakini penyelenggaraan event MotoGP akan mampu menciptakan branding dan positioning yang kuat bagi Indonesia sebagai negara tujuan sportainment unggulan di kawasan Asia. Hal ini penting guna meningkatkan nilai tambah pariwisata di Indonesia, sehingga mampu memperbesar sumbangan sektor pariwisata kepada perekonomian nasional,” kata Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer dalam keterangan resmi, Rabu 16 Oktober 2019.

Dari sisi akomodasi, ke depan nanti di The Mandalika akan dibangun 10 hotel. Sebanyak 2.485 kamar di antaranya ditargetkan dapat diselesaikan pada akhir 2021.

ITDC percaya keberadaan The Mandalika akan menjadi katalisator pembangunan ekonomi dan mampu membawa multiplier effect perekonomian yang besar bagi masyarakat NTB, khususnya masyarakat sekitar kawasan.

Sejak ITDC melakukan pembangunan infrastruktur secara intensif di zona inti kawasan, sedikitnya ada 10 unit usaha baru berbentuk homestay, resto, café dan toko retail memulai usaha di zona Barat kawasan.

“Kami meyakini peningkatan jumlah usaha hospitality di sekitar kawasan The Mandalika masih akan terus bertambah sejalan dengan kegiatan pengembangan kawasan dan proyek yang berlangsung. Kami juga meyakini The Mandalika akan mampu menyerap hampir 5.000 tenaga kerja lokal secara bertahap dalam lima tahun ke depan,” imbuh Abdulbar.

Perkembangan lain adalah hingga saat ini ITDC telah menyediakan fasilitas publik di kawasan The Mandalika yaitu Kuta Beach Park, Bazaar Mandalika dengan kapasitas 303 lot untuk menampung pelaku usaha dari sektor UMKM dan pedagang asongan sekitar kawasan, serta Sentral Parkir berkapasitas 500 mobil. Ketiga fasilitas publik tersebut makin melengkapi fasilitas publik yang ada di The Mandalika setelah sebelumnya ITDC telah membuka Masjid Nurul Bilad sejak 2017.

Guna meningkatkan daya tarik investasi ke kawasan The Mandalika, ITDC telah menyiapkan sejumlah infrastruktur dasar, antara lain jalan raya kawasan sepanjang 11 km, jalur pipa distribusi air bersih dan jaringan listrik PLN. ITDC juga telah menyelesaikan pembangunan instalasi pengolah air bersih berteknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) tahap I dan telah beroperasi sejak November 2016.

Percepatan pengembangan The Mandalika diperkirakan akan semakin meningkat setelah adanya dukungan pendanaan dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) untuk pembangunan infrastruktur pariwisata di The Mandalika.

Kesepakatan pendanaan Loan Agreement dalam payung program Mandalika Urban & Tourism Infrastructure Project (MUTIP) senilai USD248,4 juta atau setara Rp3,6 triliun tersebut telah ditandatangani secara resmi pada 31 Desember 2018 lalu dan sekarang ini telah memasuki tahap I drawdown (penarikan).

Sementara, percepatan pengembangan The Mandalika, khususnya dalam menyambut gelaran MotoGP mulai 2021, mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi NTB, dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

“Sebagai wujud Sinergi BUMN, saat ini, kami telah bekerja sama dan mendapat support penuh dari sejumlah BUMN yaitu PT Telekomuniasi Indonesia (Persero) Tbk untuk penyediaan digital connectivity, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Angkasa Pura I (Persero), PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), dan Perum DAMRI,” pungkasnya.

Baca juga: ITDC – Kejati Bali Teken MoU di Bidang Pariwisata