Inilah 4 Langkah Nyata Kementerian BUMN dalam Mitigasi Wabah Virus Corona

Inilah 4 Langkah Nyata Kementerian BUMN dalam Mitigasi Wabah Virus Corona
Menteri BUMN, Erick Thohir saat meninjau pencegahan Virus Corona di Stasiun Gambir (Sumber: Dok. Kementerian BUMN)

Menteri BUMN, Erick Thohir mengungkapkan bahwa Kementerian BUMN telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi terkait mewabahnya Virus Corona. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Kementerian diminta membantu dalam tiga hal yakni kesehatan, sosial safety dan keberlanjutan daya beli masyarakat.

Kesehatan masyarakat menjadi fokus utama bagi Kementerian BUMN dalam menghadapi pandemik ini. Lalu, apa saja upaya Kementerian BUMN untuk membantu memerangi Corona dari sektor kesehatan?

1. Membeli alat tes Corona dari sejumlah negara.
Kementerian BUMN telah memesan alat tes Virus Corona. Alat tersebut ada dua macam, yakni tes dengan air liur dan dengan darah. Hanya saja kementerian memprioritaskan alat tes dengan menggunakan liur. Alat tes dengan air liur ini akan dipergunakan oleh rumah sakit di Indonesia.

"Alhamdulillah terima kasih, kemaren dapat bantuan dari Singapura. Ada pula yang kami beli dari Negara Swiss. Sudah kami order, akhir bulan ini tiba," ungkap Erick Thohir saat melakukan teleconference dengan wartawan pada Jumat, 20 Maret 2020.

Alat tes yang sudah tiba di Indonesia maupun yang masih dipesan akan diserahkan kepada Kementerian Kesehatan untuk segera disalurkan ke publik. Totalnya ada 60 ribu alat tes.

2. Menyediakan 4,7 Juta Masker
Melalui beberapa BUMN, Kementerian BUMN akan memproduksi masker dengan jumlah yang sangat signifikan yakni 4,7 juta lembar. Masker tersebut disebut akan siap pada 31 Maret 2020.

"Masker diproduksi oleh BUMN sendiri. Untuk bahan bakunya kita beli dari negara mana, kita tidak bisa terbuka karena ditakutkan terjadi shortage," ungkap Erick.

Masker tersebut nantinya akan didistribusikan lewat toko obat maupun tempat jual beli alat-alat kesehatan.

3. Menyiapkan Wisma Atlet Asian Games sebagai tempat penanganan COVID-19
Erick menjelaskan bahwa saat ini Kementerian BUMN tengah menyiapkan Wisma Atlet sebagai pusat penanganan Covid-19. Dalam persiapannya, beberapa kementerian dan lembaga lain ikut bersinergi antara lain BNPB, Satgas Penanganan Cotona, Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan serta pihak-pihak lain yang terkait.

Erick melanjutkan bahwa ada empat tower yang akan dipakai untuk penanganan. Tower tersebut dibagi berdasarkan peruntukannya yakni untuk ruangan khusus petugas medis dan alat, posko Satgas penanganan Corona, dan untuk pasien.

4. CSR difokuskan pada pengadaan alat kesehatan
Kesehatan masyarakat menjadi satu hal yang paling terdampak dengan mewabahnya Virus Corona. Oleh karena itu, Kementerian BUMN sangat fokus dalam meningkatkan sektor ini.

"Kita tentu fokus di kesehatan, CSR BUMN untuk tahun ini fokus dalam hal-hal memastikan kesehatan masyarakat terjamin," tegas Erick.

Baca juga: Erick Thohir Pastikan RSPJ Siap Jadi Rumah Sakit Khusus Penanganan Corona