Ini yang Dilakukan Repsol Untuk Percepat Produksi Gas di Sakakemang

Ini yang Dilakukan Repsol Untuk Percepat Produksi Gas di Sakakemang
Salah satu fasilitas migas milik perusahaan asal Spanyol, Repsol. (Sumber: Repsol)

* Perusahaan migas asal Spanyol, Repsol, akan mengebor 1 sumur kajian di Blok Sakekemang dalam rangka percepatan produksi

* Sumur KBD-2X diperkirakan mengandung setidaknya 2 triliun kaki kubik (trillion cubic feet (TFC)). 

* Kandungan gas tersebut merupakan penemuan terbesar di Indonesia dalam 18 tahun terakhir

Perusahaan migas asal Spanyol, Repsol, berencana untuk mengebor satu sumur kajian (appraisal well) di Blok Sakakemang pada kuartal ke-4 tahun 2019. Hal tersebut dilakukan perusahaan sebagai bagian dari upaya untuk mempercepat produksi.

Menurut keterangan resmi Repsol, 8 Mei 2019, pihaknya menggandeng mitra, Petronas dan Mitsui Oil Exploration Co Ltd (MOECO) dalam melakukan kajian teknis hingga pengembangan lapangan di masa mendatang.

Repsol cs menemukan kandungan gas di Blok Sakakemang, Sumatera Selatan, pada medio Februari 2019. Sumur yang dinamakan KBD-2X ini diperkirakan mengandung gas sebesar 2 TCF. Angka tersebut dianggap sebagai penemuan terbesar di Indonesia dalam 18 tahun terakhir. Repsol berharap blok tersebut dapat memulai produksi pertamanya kurang dari 3 tahun ke depan, jauh dibandingkan target awal.

Repsol, sebagai operator memegang kepemilikan saham sebesar 45%, Petronas 45% dan MOECO 10%. 

"Indonesia merupakan fokus investasi eksplorasi Repsol di Asia Tenggara. Repsol memiliki beberapa wilayah kerja di Sumatra, baik di darat maupun lepas pantai, dan berencana untuk melaksanakan pengeboran dan akuisisi seismik secara intensif selama kurun waktu 2019 dan 2020," papar Repsol.

Baca juga: Repsol Percepat Produksi Blok Sakakemang dalam Tiga Tahun

Strategi eksplorasi dan produksi Repsol difokuskan pada pengembangan aset-aset gas, yang dianggap sebagai bahan bakar utama untuk peralihan energi ke ekonomi global rendah karbon. Produksi gas tersebut memberikan tiga perempat cadangan perusahaan dan dua pertiga output

Baca juga: Perusahaan Spanyol Repsol Temukan Ladang Gas Besar di Indonesia