Ini Penjelasan Jasa Marga Terkait Berita Hoax Struk Bukti Transaksi Tol yang Viral di Sosmed

Ini Penjelasan Jasa Marga Terkait Berita Hoax Struk Bukti Transaksi Tol yang Viral di Sosmed
Berita Hoax Struk Bukti Transaksi Tol yang Viral di Sosmed/Sumber: Jasa Marga

PT Jasa Marga (Persero) Tbk merespon informasi hoax tentang struk bukti transaksi tol yang beredar di media sosial. Ini penjelasannya agar tidak membingungkan pengguna jalan tol.

Irra Susiyanti Corporate Communication Department Head dalam keterangan resmi perusahaan, Sabtu 8 Juni 2019 menjelaskan 3 point penting.

1. Kesalahan Informasi Bahwa Struk Bukti Transaksi Tol Adalah Jaminan Pengguna Jalan Berhak Mendapat Asuransi

Biaya tol yg dibayarkan pengguna jalan tol hanya untuk membayar jasa jalan tol, tidak dibebankan tambahan biaya premi asuransi. Sehingga tidak ada manfaat asuransi yang dapat diklaim oleh pengguna jalan tol, dengan menunjukkan struk bukti transaksi tol.

2. Kesalahan Informasi Bahwa Struk Bukti Transaksi Tol Sebagai Jaminan Pengguna Jalan Berhak Atas Derek Gratis

Seluruh pengguna jalan tol berhak atas fasilitas yang diberikan oleh Jasa Marga, termasuk fasilitas derek gratis hingga pintu keluar terdekat, jika pengguna jalan tol mengalami masalah dengan kendaraannya. Fasilitas diberikan tanpa harus menunjukkan struk bukti transaksi tol.

Baca juga: Sinergi Instansi, Jasa Marga Sepakati 6 Strategi Penanganan Arus Balik

Jika pengguna jalan memiliki kebutuhan untuk diantar sesuai preferensi pengguna jalan, kami akan mengenakan tarif resmi yang info besarannya terdapat dalam setiap mobil derek yang kami operasikan, dan pembayaran yang dilakukan dilengkapi bukti pembayaran resmi (kuitansi).

3. Fungsi Struk Bukti Transaksi Tol dan Apa Yang Harus Dilakukan Pengguna Jalan Saat Keadaan Darurat

Kepentingan adanya bukti transaksi tol sebenarnya adalah sebagai bukti penelusuran informasi, jika terjadi hal-hal yang tidak diiinginkan saat di jalan tol, agar Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dapat menangani dengan baik dan cepat, tentunya diperlukan bukti ruas jalan tol yang dilewati beserta waktunya, yang dapat diketahui dari struk bukti transaksi tol.

“Untuk itu kami menyarankan pengguna jalan mengetahui dengan baik ruas jalan di mana mereka berkendara dan mencatat dengan baik nomor call center BUJT,” pungkasnya.

Baca juga: Sampai H-1 Lebaran 2019, Jasa Marga Mencatat 1,2 juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta