Indosat Ooredoo Bersama Mitratel dan Protelindo Teken Perjanjian Jual Beli Menara Telekomunikasi

Indosat Ooredoo Bersama Mitratel dan Protelindo Teken Perjanjian Jual Beli Menara Telekomunikasi
Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha (paling kiri) saat berjabat tangan dengan President Director Sarana Menara Nusantara and Protelindo, Ferdinandus Aming Santoso (paling kanan), yang disaksikan oleh President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo, Ahmad Al Neama (dua dari kanan) dan Chief Strategy & Experience Officer Indosat Ooredoo, Thomas Chevanne (dua dari kiri) saat penandatanganan perjanjian jual beli menara di Kantor Pusat Indosat Ooredoo, Jakar

PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo) telah menandatangani Perjanjian Jual Beli (Sales and Purchase Agreement/SPA) dengan PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), yang telah ditetapkan sebagai pemenang dari proses tender penjualan 3.100 menara telekomunikasi, Senin 14 Oktober 2019.

Mitratel telah memenangkan 2.100 menara dan Protelindo telah memenangkan 1.000 menara, dengan total transaksi senilai Rp6,39 trilliun. Pembayaran transaksi akan dilakukan seluruhnya dalam bentuk tunai pada saat penyelesaian transaksi.

Penyelesaian masing-masing transaksi akan dilakukan sebelum akhir tahun ini, tergantung syarat penutupan pada umumnya sebuah transaksi dan persetujuan dari pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa perusahaan pada 21 November 2019.

Indosat Ooredoo akan menyewa kembali menara-menara tersebut selama 10 tahun dari masing-masing pembeli bersamaan dengan dilakukannya penyelesaian transaksi.

President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al Neama mengatakan, pihaknya senang telah menyelesaikan transaksi ini yang akan memberikan manfaat positif bagi semua pihak.

“Transaksi ini memungkinkan Indosat Ooredoo untuk mempercepat pelaksanaan strategi kami, dan terutama untuk terus meningkatkan pengalaman terbaik bagi pelanggan kami. Kami telah menempatkan portofolio berkualitas tinggi bersama dua penyedia menara telekomunikasi terkemuka di Indonesia dan akan menyewa kembali dengan persyaratan yang menarik untuk memenuhi kebutuhan pembangunan kami secara berkelanjutan,” jelas Ahmad Al Neama dalam keterangan resmi, Selasa 15 Oktober 2019.

Direktur Utama Mitratel, Herlan Wijanarko, menyambut gembira transaksi ini, perusahaan berkeyakinan bahwa di masa mendatang industri menara masih terus tumbuh seiring dengan berkembangnya teknologi dan layanan seluler. Akuisisi 2.100 menara Indosat Ooredoo ini akan memperkuat fundamental bisnis dan menciptakan nilai tambah bagi Mitratel secara signifikan, sekaligus sejalan dengan rencana jangka panjang Perseroan.

Menyikapi hal ini, Direktur Utama & CEO Protelindo - Ferdinandus Aming Santoso menambahkan, keberhasilan perusahaan sebagai salah satu pemenang tender ini semakin memperkuat kemitraan strategis jangka panjang dan meningkatkan hubungan bisnis yang produktif dengan Indosat Ooredoo.

“Penambahan 1.000 tower dan kurang lebih 1.850 tenant akan semakin memperkuat posisi kami sebagai penyedia menara telekomunikasi terbesar di Indonesia dengan jumlah tower hampir 20.000 dan jumlah tenant lebih dari 32.000,” ungkapnya.

Baca juga: Naik 11,7 Persen, Indosat Ooredoo Catatkan Pendapatan Positif di 2018