Hadirnya MRT Jakarta Ubah Pola Budaya di Ruang Publik Lebih Baik

Hadirnya MRT Jakarta Ubah Pola Budaya di Ruang Publik Lebih Baik
Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Silvia Halim, ketika menjadi salah satu narasumber di “Seminar Nasional Kebangsaan: Kebudayaan Indonesia Dalam Dimensi Kekinian dan Perspektif Masa Depan” di Jakarta/Sumber: MRT Jakarta

PT MRT Jakarta memastikan telah terjadi perubahan gaya hidup masyarakat Jakarta dengan hadirnya MRT di ibu kota negara ini. Seperti terjadi penghematan waktu perjalanan dari Lebak Bulus ke Bundaran HI, serta ada perubahan perilaku dan budaya ketika bertransportasi, yaitu lebih tertib, antre dengan rapi, serta disiplin menjaga kebersihan area stasiun dan kereta.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Silvia Halim, ketika menjadi salah satu narasumber di “Seminar Nasional Kebangsaan: Kebudayaan Indonesia Dalam Dimensi Kekinian dan Perspektif Masa Depan” yang diselenggarakan oleh Forum Gelora Kebangsaan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta, Rabu-Kamis, 3-4 Juli 2019.

Baca juga: Wow, Ketepatan Waktu MRT Jakarta Capai 99,9%

Dalam keterangan resmi perusahaan, Silvia Halim menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat untuk menggunakan MRT Jakarta dalam kesehariannya.

“Saat membangun MRT Jakarta, ada harapan besar terhadap perubahan kota dan masyarakatnya. Perubahan kotanya jelas untuk mengatasi kemacetan,” jelasnya.

Silvia Halim menegaskan, sejak MRT beroperasi, targetnya “hanya” 65 ribu orang per hari, sekarang sudah lebih dari 80 ribu orang per hari. Bahkan, beberapa minggu terakhir ini, pihaknya sudah mencapai 100 ribu orang per hari. Ini indikasi baik bahwa ada perubahan mulai terjadi orang berpindah dari kendaraan pribadi ke transportasi public.

Bagi MRT Jakarta, lanjut Silvia, ini adalah tantangan untuk terus meningkatkan layanan demi kenyamanan penumpang.

“Perubahan ini adalah upaya bersama baik pemerintah maupun masyarakat itu sendiri,” tuturnya.

Meski mengusung perubahan di masyarakat, Silvia juga menyampaikan bahwa perubahan di MRT Jakarta juga mutlak dilakukan.

“Kami ada nilai-nilai yang kami sebut ICAN, yaitu Integrity, Costumer Focus, Achieving Orientation, and Nurturing Teamwork. Hal inilah yang akan menghasilkan operasionalisasi terbaik yang terus mengedepankan aspek kualitas, keselamatan, dan selalu dapat diandalkan,” pungkasnya.

Baca juga: MRT Jakarta - Blue Bird Teken Kesepakatan Studi Pengembangan Layanan Transportasi Terintegrasi di Indonesia