Hadirkan “Tenun Flight”, Garuda Indonesia Kolaborasi dengan Desainer Kondang Didiet Maulana

Hadirkan “Tenun Flight”, Garuda Indonesia Kolaborasi dengan Desainer Kondang Didiet Maulana
Garuda Gelar Tenun Flight (Sumber: dok. Garuda Indonesia)

Garuda Indonesia resmi meluncurkan seragam tematik yang akan dikenakan awak kabinnya saat penerbangan spesial bertajuk “Tenun Flight”. Seragam ini mulai diperkenalkan dalam penerbangan di Bulan Oktober 2019.

Dalam mendesain seragam ini, Garuda Indonesia bekerja sama dengan IKAT Indonesia karya desainer muda ternama, Didiet Maulana, yang mengusung tema “Puspa Nusantara”. Dalam acara peluncuran seragam tematik awak kabin Garuda, Didiet menjelaskan konsep kain yang ia pakai.

“Puspa Nusantara kami hadirkan dalam motif tenun bercorak floral yang menggambarkan jalinan cinta dan rasa inspirasi dari Kebaya Kartini yang dikolaborasikan dengan sentuhan budaya Peranakan dan budaya Bali”, terangnya.

Bagi awak kabin perempuan, seragam dipadukan dengan senteng atau kain yang mengikat untuk menutupi pinggang. Senteng tersebut biasanya dikenakan sebagai pelengkap pada busana adat Bali. Sedangkan untuk bagian lengan seragam perempuan, terinspirasi dari sayap burung Garuda.

Untuk laki-laki, konsep busana mereka terinspirasi dari busana tradisional pria yaitu beskap, yang dipadupadankan dengan scarves pada leher. Didiet memadukan gaya busana tradisional dengan style internasional.

Garuda sendiri sengaja mengambil tema tentang keragaman budaya Indonesia karena sejalan dengan komitmennya memperkenalkan pesona Indonesia pada dunia.

“Ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan Garuda Indonesia dalam memperkenalkan pesona keragaman budaya Indonesia sekaligus mempromosikan keindahan kain tenun sebagai salah satu kekayaan budaya khas nusantara,” ungkap Ari Askhara, Direktur Utama, Garuda Indonesia, saat acara peluncuran seragam di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta (14/10).

Terlebih lagi, kain yang dipakai Garuda Indonesia untuk membuat seragam adalah hasil karya para pengrajin lokal Indonesia. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Bali, Yogyakarta dan beberapa daerah lainnya. Ia berharap agar kesempatan bagi para pengrajin tenun semakin terbuka lebar untuk mengaktualisasikan produknya.

"Tenun Flight" bukan penerbangan tematik pertama yang dilakukan oleh Garuda Indonesia. Sebelumnya, Garuda juga memperkenalkan “Kebaya Flight” pada Juli 2019. Respons positif dari pengguna jasa mendorong Garuda untuk kembali menghadirkan tematik flight.

Adapun rangkaian penerbangan khusus “Tenun Flight” akan hadir secara berkala selama bulan Oktober ini. Penerbangan melibatkan kota keberangkatan yang berbeda-beda baik domestik maupun internasional.

Baca juga: Garuda Indonesia Dukung Perkembangan Pariwisata Halal di Indonesia