Garuda Segera Operasikan 4 Pesawat Khusus Cargo

Garuda Segera Operasikan 4 Pesawat Khusus Cargo
Garuda Indonesia akan segera mengoperasikan 4 pesawat khusus cargo dalam waku dekat. (Sumber: Garuda Indonesia)

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan menambah jumlah pesawat cargo menjadi 4 unit dalam waktu dekat. Hal itu dilakukan sebagai respon atas semakin meningkatnya permintaan pengiriman barang lewat udara. Pesawat khusus cargo ini diharapkan akan meningkatkan pendapatan perseroan di lini bisnis non-penumpang.

“Selama ini pesawat yang membawa cargo dari daerah harus transit ke Bandara Soekarno-Hatta sebelum barang tersebut melanjutkan ke daerah tujuan. Dengan bertambahnya pesawat khusus cargo, hal ini akan meningkatkan efisiensi dalam pengiriman barang, karena langsung menuju ke tujuan tanpa harus transit di Jakarta,” kata Direktur Kargo dan Pengembangan Bisnis Garuda Indonesia Mohammad Iqbal.

Garuda melihat industri e-commerce semakin menggeliat sehingga volume pengiriman barang meningkat tajam. Selain itu, jumlah ekspor ikan yang terus naik dari sentra-sentra perikanan di wilayah Indonesia bagian timur juga mendorong bertumbuhnya permintaan jasa cargo udara.

Saat ini Garuda Indonesia telah mengoperasikan dua pesawat cargo, yakni tipe Boeing 737-300 dan Boeing 737-400. Masing-masing berkapasitas angkut 15 dan 18 ton. 

Baca juga: Garuda Indonesia - Sriwijaya Air Group Teken Nota Kesepahaman Integrasi Loyalty GarudaMiles

Dalam beberapa waktu dekat, kata Iqbal, perseroan akan menambah dua pesawat cargo, yaitu Airbus A330 yang berkapasitas angkut 60 ton dan Boeing 737-800 yang berkapasitas angkut 23 ton. 

Menurut Iqbal, dua pesawat yakni A330 dan B737-800 akan melayani cargo untuk rute regional karena kapasitasnya lebih besar. Selain itu, juga akan meningkatkan efisiensi dalam pengiriman barang.

Saat ini, kata Iqbal, dua pesawat tersebut masih dalam proses konversi yang dikerjakan oleh anak usaha Garuda Indonesia, PT GMF AeroAsia Tbk (GMF).

Dukung Ekspor Perikanan

Lebih lanjut Iqbal menuturkan, tambahan pesawat cargo yang dioperasikan tersebut juga dalam rangka untuk mendukung ekspor perikanan nasional. Saat ini ekspor perikanan nasional terus mengalami peningkatan. Agar komoditas tersebut tetap terjaga kesegarannya hingga ke tujuan, maka layanan cargo yang andal sangat diperlukan.

“Semisal dari Makassar, Manado atau Ambon sebagai hub akan mengumpulkan ikan dari pulau-pulau sumber ikan di sekitarnya dan selanjutnya akan dibawa langsung ke pasar ekspor dengan pesawat A330 dan B737-800 bisa direct flight ke China atau Jepang,” kata Iqbal.

Baca juga: Garuda Indonesia - Huawei Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi dan IT Infrastructure