Finan Syaifullah, Tak Lelah Mencoba Hal Baru

Finan Syaifullah, Tak Lelah Mencoba Hal Baru
Finan Syaifullah, Head of Corporate Secretary & External Relation PT IPC Terminal Peti Kemas.

Kamis siang di tanggal 29 Agustus 2019, Tim Upperline berkunjung ke kantor PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) yang berlokasi di area Pelabuhan Tanjung Priok Operasional 3. Tujuan kami tak lain adalah bertemu dengan Head of Corporate Secretary & External Relation dari perusahaan tersebut, Finan Syaifullah.

Sebelumnya, ia berjanji akan berbagi cerita tentang pengalamannya selama berkarier di dunia pelabuhan, terutama perannya sebagai Corporate Secretary. Kami berbincang selama sekitar satu jam. Dan seperti dugaan kami sebelumnya, banyak pelajaran penting yang bisa kami pelajari dari seorang Finan.

Melalui tulisan ini, kami akan membagikannya kepada Upperliners.

Awal mula masuk IPC TPK
Sebelum menjabat sebagai Head of Corporate Secretary IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK), Finan telah melewati beberapa fase karier yang sebetulnya tak jauh-jauh dari bidang kepelabuhan.

Setelah lulus dari Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran, ia bekerja di perusahaan ekspor impor dan freight forwarding. Dari situ, Finan tahu bahwa kontainer yang berisi komoditas ekspor/impor diangkut menggunakan moda transportasi kapal laut. Ia pun berpikir bahwa artinya, bisnis perkapalan lebih besar dari pada pelaku impor/ekspor itu sendiri.

Hal itu pun mendorong Finan untuk pindah kerja di perusahaan pelayaran. Ia bekerja di bagian operasional di lapangan. Ia melihat banyak kapal bersandar di dermaga.

“Kapal-kapal ini bayarnya ke siapa? Oh, ternyata pelabuhan itu ada yang mengelola, yaitu PT Pelabuhan Indonesia II Persero, dan waktu itu saya tertarik,” kenang bapak tiga anak ini.

Akhirnya, di tahun 2017, Finan diterima di Pelindo II dan ditempatkan di posisi operasional. Selama bekerja di sana, ia sempat melanjutkan sekolahnya di Shanghai Maritime University selama dua tahun. Sekembalinya dari kuliah, ia ditempatkan di PT Pelabuhan Tanjung Priok di bagian Good Corporate Governance.

Setelah turut membenahi tata kelola perusahaan di PT Pelabuhan Tanjung Priok, ia pun dipindahkan ke PT IPC Terminal Peti Kemas pada tahun 2017. IPC TPK sendiri sudah berdiri sejak 2013 tetapi baru menjalankan bisnisnya di tahun 2017.

Mengapa memilih bisnis pelabuhan?
“Sembilan puluh persen ekspor impor dilakukan dengan moda transportasi laut. Ini sangat menarik karena pelabuhan berperan penting dalam rantai logistik nasional,” ungkap Finan.

Baginya, bekerja di pelabuhan sama halnya dengan berkontribusi positif bagi negara. Di pelabuhan, berbagai komoditas penting yang dibutuhkan masyarakat bermula. Jika ada satu proses yang tidak berjalan baik di pelabuhan, distribusi barang misalnya makanan, sayur dan lain-lain akan terhenti. Pelabuhan adalah obyek vital dalam ekonomi masyarakat.

Apa yang menarik dari posisi Corporate Secretary?
Posisi Corsec di bawah direksi dan selalu dekat dengan direksi. Di situ saya banyak belajar dari para direksi yang tugasnya mengambil keputusan.

“Jadi ketika saya menjadi Corporate Secretary, saya juga bisa belajar untuk menjadi direksi,” ujarnya.

Apa peran seorang Corporate Secretary?
Corporate Secretary itu layaknya guardian bagi perusahaan. Kita membawa marwah/citra perusahaan di mata stakeholders. Kita mengemban tugas untuk membangun Good Corporate Governance.

Berkaitan dengan media, tugas kita adalah menjaga pemberitaan publik. Karena publik juga berhak tahu atas informasi yang berhubungan dengan perusahaan. Kita pun memberikan klarifikasi jika terjadi sesuatu permasalahan yang mungkin timbul terkait operasional perusahaan.

Citra IPC TPK yang ingin dibangun di mata shareholder?
Terkait corporate branding, tergantung pada ekspektasi stakeholders. Kalau IPC PTK, kami memberikan pelayanan bongkar muat, kepada pelanggan maka reliability, ketepatan waktu, keamanan, itu menjadi prioritas bagi kami. Sedangkan untuk regulator, transparansi, governance, itu juga menjadi prioritas buat kami. Jadi image itu kita sesuaikan dengan tujuan apa yang ingin kita bentuk.

Tantangan terberat saat menjadi Head of Corporate Secretary?
Sebuah organisasi dikatakan bagus apabila mampu menciptakan budaya kerja yang profesional. Dalam bisnis ini, customer dapat memilih, jika sebuah perusahaan tidak mampu memberikan pelayanan yang masimal dan sesuai ekspektasi, ia akan beralih ke perusahaan lain.

Tentunya kita harus bisa menyesuaikan layanan dengan ekspektasi pelanggan. Dan tantangan utamanya adalah menyamakan persepsi dari level atas sampai bawah mengenai tujuan dari perusahaan ini. Juga culture seperti apa yang sebaiknya kita bentuk di perusahaan ini.

“Tantangan terberatnya ya, membangun budaya kerja itu,” ungkap Finan.

Kepemimpinan seperti apa yang Finan terapkan?
Leadership sendiri tipenya ada bermacam-macam, ada yang otoriter ada pula yang demokratis. Bagi Finan, kepemimpinan yang lebih enak dilihat adalah kepemimpinan demokratis. “Kita membawa semua anggota bersama menuju satu tujuan, tidak hanya mementingkan kebutuhan diri sendiri,” ungkapnya.

Apa kunci sukses menjadi seorang Corporate Secretary?
Jika kalian berminat merintis karier di bidang Corporate Secretary, kalian bisa memulainya dengan beberapa hal. Pertama, kalian harus memiliki keinginan yang tinggi untuk belajar.

“Corporate Secretary harus memiliki pengetahuan tentang perusahaan dan iklim bisnisnya,” ungkap Finan yang suka mempelajari hal baru. 

Kedua, memiliki communication skill yang bagus karena tugas Corsec adalah menyampaikan informasi. Ketiga, seorang Corsec setidaknya paham tentang legal, karena ia harus membina hubungan dengan stakeholder baik itu pemerintah, otoritas maupun regulator.

“Dan yang keempat adalah harus banyak senyum, karena Corsec membawa marwah perusahaan. Selain itu, juga harus bertemu orang lain setiap saat,” tandasnya.

Trait apa yang paling berperan dalam perjalanan karir seorang Finan?
“Menebar kebaikan. Dan satu lagi, apa yang kita pikirkan, akan kejadian. Jadi daripada memikirkan hal-hal yang buruk, lebih baik kita berprasangka baik”, tandas Finan mengakhiri obrolan kami siang itu.

Baca juga: IPC Jalin Kerja Sama dengan 2 Pelabuhan di Malaysia