DMAS Catatkan Kenaikan Laba Bersih 169,0%

DMAS Catatkan Kenaikan Laba Bersih 169,0%
Kota Deltamas/Sumber: DMAS

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) membukukan pendapatan sebesar Rp2,65 triliun di tahun 2019, tumbuh 155,8% dibandingkan pendapatan di tahun 2018 sebesar Rp1,04 triliun. Adapun, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,33 triliun di tahun 2019, tumbuh 169,0% dibandingkan laba bersih di tahun sebelumnya sebesar Rp496 miliar. Hal ini dijelaskan dalam Laporan Keuangan yang telah diaudit untuk periode 31 Desember 2019 yang diumumkan, Senin 23 Maret 2020.

Direktur PT Puradelta Lestari Tbk, Tondy Suwanto, mengatakan bahwa pertumbuhan pendapatan dari segmen industri memiliki andil signifikan dalam capaian perseroan.

“Di tahun 2019, pendapatan dari segmen industri mencapai Rp2,01 triliun, atau sekitar 75,9% dari total pendapatan usaha perseroan,” ujar Tondy. “Hasil tersebut merupakan catatan atas penjualan lahan industri ke pelanggan-pelanggan besar, khususnya pelanggan sektor otomotif,” jelas Tondy Suwanto dalam keterangan resmi.

Di samping pendapatan dari segmen industri, perseroan juga mencatatkan pendapatan dari segmen komersial sebesar Rp603 miliar, segmen hunian sebesar Rp20 miliar, dan dari segmen rental dan hotel sebesar Rp15 miliar.

Perseroan membukukan laba kotor sebesar Rp1,48 triliun di tahun 2019, atau tumbuh 155,3% dibandingkan laba kotor di tahun sebelumnya sebesar Rp581 miliar. Margin laba kotor di tahun 2019 adalah 56,0%, cukup stabil dibandingkan margin laba kotor di tahun sebelumnya sebesar 56,1%.

Di tingkat laba usaha, perseroan membukukan laba usaha sebesar Rp1,23 triliun, atau tumbuh 197,0% dibandingkan laba usaha di tahun sebelumnya sebesar Rp415 miliar. Margin laba usaha di tahun 2019 adalah 46,6%, lebih tinggi dibandingkan margin laba usaha di tahun sebelumnya sebesar 40,1%. Meningkatnya margin laba usaha disebabkan karena menurunnya beban umum dan administrasi di tahun 2019 jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Perseroan membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp1,35 triliun, atau tumbuh 162,5% dibandingkan laba sebelum pajak di tahun sebelumnya sebesar Rp514 miliar. Hasil positif ini juga dikontribusikan oleh meningkatnya pendapatan lain-lain dari Rp99 miliar di tahun 2018 menjadi Rp117 miliar di tahun 2019. Margin laba sebelum pajak meningkat dari 49,6% di tahun 2018 menjadi 51,0% di tahun 2019.

Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp1,33 triliun, atau tumbuh sebesar 169,0% dibandingkan laba bersih tahun 2018 sebesar Rp496 miliar. Margin laba bersih meningkat dari 47,9% di tahun 2018 menjadi 50,4% di tahun 2019.

Dari sisi fundamental, jumlah aset perseroan per 31 Desember 2019 tercatat Rp7,62 triliun, lebih tinggi 1,6% dibandingkan dengan aset perseroan per 31 Desember 2018 sebesar Rp7,50 triliun. Posisi kas bersih perseroan per 31 Desember 2019 adalah sebesar Rp667 miliar, lebih rendah dibandingkan posisi kas di akhir tahun sebelumnya sebesar Rp745 miliar.

Sepanjang tahun 2019 sendiri, perseroan telah membagikan dividen tunai kepada pemegang sahamnya sebesar Rp2,02 triliun. Perseroan tidak memiliki utang.

Dengan posisi kas bersih yang sehat, perseroan terus berupaya untuk melakukan pengembangan Kota Deltamas untuk mewujudkan Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern di timur Jakarta dengan memadukan kawasan industri, hunian, dan komersial.

Baca juga: Sepanjang 2019, DMAS Raup Marketing Sales Rp2,97 Triliun