Demi Keamanan Bisnis, PTBA Gandeng Kejati Sumsel

Demi Keamanan Bisnis, PTBA Gandeng Kejati Sumsel
Penandatanganan Nota Kesepahaman PTBA dan Kejati Sumsel. (Sumber: PTBA)

PT Bukit Asam Tbk menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sumatera Selatan di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Kerja sama ini bertujuan memberikan pengamanan hukum bagi PTBA dalam menjalankan rencana kerja perusahaan.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin dan Kepala Kejati Sumsel Ali Mukartono. Demikian keterangan tertulis PTBA, 17 Desember 2018.

PTBA mengharapkan perjanjian dapat ditingkatkan lebih lanjut ke depan sesuai dengan perkembangan bisnis PTBA yang tentunya memerlukan bantuan pendampingan hukum, menurut Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin. 

Baca juga: PTBA Raih Penghargaan Asian Export Awards 2018

Selain itu, lanjutnya, PTBA sudah seyogyanya menggunakan Jaksa Pengacara Negara terkait urusan perdata dan tata usaha negara.

Pelayanan kerja sama kedua instansi tersebut mencakup bantuan hukum, pertimbangan hukum, dan tindakan hukum lainnya. 

Penandatanganan MoU ini sekaligus menjadi perpanjangan kesepakatan kerja sama yang telah dilaksanakan antara PTBA dan Kejati Sumsel sebelumnya. Melalui perjanjian ini, Kejati Sumsel akan memastikan apa yang dilakukan PTBA sesuai dengan koridor hukum.

PTBA adalah BUMN yang bergerak di bidang bisnis batubara. Didirikan sejak 1950 dan kini telah memiliki sejumlah anak perusahaan. Perusahaan yang bermarkas di Sumatera Selatan ini tercatat telah memproduksikan batu bara sebesar 19 juta ton per September 2018. 

Selain itu, angka ekspor batu bara di periode yang sama mencapai 8,5 juta ton. Korporasi memperkirakan memiliki cadangan batubara sebesar 3,3 miliar ton.

Baca juga: Kurangi Impor LPG, Pertamina Gandeng PTBA