Coca-cola, Apple dan SF Motors Siap Tambah Investasi di Indonesia

Coca-cola, Apple dan SF Motors Siap Tambah Investasi di Indonesia
Peresmian lini produksi di pabrik Medan Coca-Cola Amatil Indonesia (Sumber: Coca-Coala Amatil Indonesia)

Tiga pemimpin perusahaan internasional bertemu dengan Menteri Perindustrian Airlangga, di sela acara 2019 World Economic Forum Annual Meeting di Davos, Swiss, Jumat, 25 Januari 2018.

Para CEO tersebut di antaranya The Coca-Cola Company James Quincey, VP of Environment Policy and Social Initiatives Apple Lisa Jackson, serta CEO SF Motors John Zang. 

Dalam pertemuan tersebut, ketiga pimpinan perusahaan berkomitmen terus menjalankan bisnisnya dan menargetkan bisa segera menambah investasi di Indonesia. 

Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto menegaskan, dalam perbicangan dengan Coca-Cola, perusahaan minuman berencana melakukan diversifikasi produk. 

"Salah satu yang mereka lihat sangat potensial di Indonesia adalah minuman kopi. Tetapi mereka masih terbuka melihat produk-produk lain yang bisa dikembangkan di Indonesia," katanya.

Selain itu, The Coca-Cola Company melalui PT Coca-Cola Amatil Indonesia akan terus mendukung program ekonomi berkelanjutan dengan menguatkan komitmennya di sektor green industry, seperti mendorong penggunaan recycle plastik untuk kemasan botol.

Hingga saat ini, PT Coca-Cola Amatil Indonesia telah menyerap tenaga kerja lebih dari 11 ribu orang, dengan nilai investasi selama lima tahun (2012-2017) mencapai 445 juta dolar Amerikan Serikat dan berencana meningkatkan investasinya hingga 300 juta dolar Amerika Serikat sampai tahun 2020.

Baca Juga: Coca Cola Operasikan Pusat Distribusi Senilai USD63 Juta

Sementara itu, Apple sedang menyiapkan acara wisuda perdana Apple Developer Academy di BSD City, Tangerang yang bakal digelar pada Maret 2019. Fasilitas yang beroperasi sejak Maret 2018 tersebut telah membina 200 peserta untuk mengikuti program pendidikan pengembangan aplikasi berbasis sistem operasi iOS selama satu tahun.

“Mereka juga sudah siap membangun kembali pusat inovasi serupa di Surabaya dan Batam untuk mencetak talenta pengembang aplikasi berbasis sistem operasi iOS, dan membangun ekosistem industri aplikasi iOS," ujarnya.

Sedangkan pertemuan dengan SF Motors selaku anak perusahaan Chongqing Sokon Industry Group yang juga induk Sokonindo Automobile, adanya keinginannya untuk mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia. 

Selain itu, klaim Airlangga, perusahaan asal China ini, berkomitmen agar pabriknya di Indonesia menjadi salah satu hub untuk rantai pasok produksi mereka.

"Mereka sedang mempertimbangkan untuk menambah investasi agar kendaraan listrik mereka bisa ikut diluncurkan di Indonesia," katanya.