Ciptakan Daya Tahan Bisnis, Sucofindo Gelar Seminar SNI

Ciptakan Daya Tahan Bisnis, Sucofindo Gelar Seminar SNI
Ilustrasi/Sumber: Sucofindo

Guna menjamin keamanan dan ketahanan bisnis melalui penguatan terhadap keamanan rantai pasokan perusahaan, PT SUCOFINDO (Persero) menggelar Seminar Nasional SNI ISO 28000:2009, Kamis 25 Juli 2019.

“Melalui seminar SNI ISO 28000:2009 tentang Sistem Manajemen Keamanan Pada Rantai Pasokan, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perusahaan dalam upaya penjaminan keamanan bisnis perusahaan agar tercipta daya tahan bisnis perusahaan dari berbagai gangguan,” kata Direktur Komersial 1 SUCOFINDO, Heru Riza Chakim, dalam keterangan resmi.

Baca juga: Sucofindo Gandeng VTP Perkuat Logistik Ekspor Impor

Menurut Heru, strategi bisnis perusahaan tidak lagi berorientasi pada persaingan antar perusahaan, tetapi juga pada pengelolaan semua risiko keamanan bisnis antar rantai pasokan (supply chain) yang pada dasarnya terdiri dari 3 (tiga) area risiko, yaitu risiko keamanan area supply, area proses dan area demand.

“SNI ISO 28000:2009 mencakup pengelolaan risiko keamanan untuk semua rantai pasokan perusahaan dari mulai ‘hulu’ sampai dengan ‘hilir’. Sehingga berbagai manfaat akan didapatkan oleh perusahaan ketika mengimplementasi SNI ISO 28000:2009 ini,” terang Heru.

Sejalan dengan hal ini, Kepala SBU Sertifikasi & Ecoframework, Triyan Aidilfitri menambahkan, dengan implementasi SNI ISO 28000:2009 ini perusahaan dapat menetapkan, melaksanakan, memelihara dan meningkatkan sistem manajemen keamanan dan kemampuan untuk mengendalikan serta mengelola ancaman dalam suatu organisasi.

“Untuk mendapatkan sertifikasi sistem manajemen keamanan pada rantai pasokan perusahaan harus memiliki pemahaman terlebih dahulu tentang standar SNI ISO 28000:2009, dilanjutkan dengan melakukan identifikasi risiko (risk management) dengan output berupa program kerja, melakukan pemantauan, pengukuran dan tahapan evaluasi serta melakukan action untuk meningkatkan kinerja sistem manajemen keamanan pada rantai pasokan secara berkelanjutan,” tuturnya.

Triyan menambahkan bahwa SUCOFINDO siap membantu perusahaan dalam implementasi SNI ISO 2008:2009 yang sudah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).

“Edukasi mengenai Sistem Manajemen Keamanan pada Rantai Pasokan bagi para pelaku industri diperlukan agar perusahaan mampu memperbaiki kinerja pengamanan yang mereka miliki, terutama dalam pengamanan rantai pasokan. Dalam hal ini SUCOFINDO dapat membantu dalam melayani memberikan jasa pelatihan dan sertifikasi SNI ISO 28000:2009,” jelas Triyan.

Sebagai informasi, SUCOFINDO telah menerbitkan lebih dari 40 sertifikat SNI ISO 28000:2009 untuk perusahaan dari berbagai industri dan kedepannya termasuk perusahaan yang mengelola objek vital nasional.

Baca juga: Sucofindo Buka Outlet Laboratorium di Karawang