BRI Tingkatkan Pelayanan Pembukaan RDN di Pasar Modal Indonesia

BRI Tingkatkan Pelayanan Pembukaan RDN di Pasar Modal Indonesia

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI bekerjasama dengan PT Trimegah Securities untuk meningkatkan kecepatan dan kemudahan pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) di pasar modal Indonesia.

Sebagai Bank Administrator Rekening Dana Nasabah Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), BRI menggandeng Trimegah Securities untuk berkolaborasi dalam mengembangkan sistem pembukaan Single Identification (SID), Sub Rekening Efek (SRE), sampai dengan pembentukan RDN hanya dalam waktu 15 menit. Langkah ini merupakan upaya Perseroan untuk terus meningkatkan layanan jasa sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia.

Hal tersebut dapat terwujud berkat kerja sama antara perusahaan efek dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) yang didukung oleh regulator pasar modal.

Bertempat di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (22/11/2016), seremonial launching tersebut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahjo Kumolo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon, Wakil Direktur Utama BRI Sunarso, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio, Direktur Utama Trimegah Securities Stephanus Turangan, dan Direktur PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Friderica Widyasari Dewi.

Launching ini menjadikan BRI sebagai Bank Administrator RDN pertama di pasar modal Indonesia yang mampu memberikan layanan pembukaan RDN secara cepat dan mudah, serta menjadi sebuah lompatan besar dalam dunia pasar modal khususnya pembukaan SID, SRE, dan RDN yang selama ini terbentuk lebih dari 1 hari,” kata Corporate Secretary BRI Hari Siaga Amijarso dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/11/2016).

Sinergi antara BRI dengan pasar modal khususnya terkait RDN telah dimulai sejak tahun 2015. BRI dipercaya oleh KSEI sebagai Bank Administrator Rekening Dana Nasabah.

“Dengan digitalisasi proses pembukaan RDN, BRI yakin mampu mengembangkan dan memperbesar potensi pasar modal Indonesia. Sebab, saat ini, apabila proses pembukaan RDN tersebut hanya dijalankan dengan cara konvensional, maka akan membutuhkan waktu yang relatif lama untuk mendukung perkembangan jumlah investor di pasar modal,” kata Hari Siaga.

Peluncuran sistem opening account RDN tersebut juga merupakan upaya BRI dalam menyelaraskan bisnisnya dengan perkembangan pasar modal Indonesia. Penyediaan infrastruktur termasuk sistem yang mendukung kecepatan dan kemudahan pembukaan RDN menjadi spirit utama BRI, dalam meningkatkan inklusi masyarakat untuk menjadi investor pasar modal.

Hari Siaga menambahkan, terobosan ini merupakan wujud nyata BRI dalam menjalankan fungsi financial inclusion yang terarah dan terukur. Dengan demikian, hal tersebut dapat menumbuhkembangkan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan produk dan layanan keuangan, terutama pasar modal. (DD)