BRI Akan Salurkan KUR Rp12,2 Triliun di 2020

BRI Akan Salurkan KUR Rp12,2 Triliun di 2020
Ilustrasi, Direktur Digital, TI dan Operasi Bank BRI Indra Utoyo (Tengah)/ Sumber: Bank BRI

Atas lahirnya wacana Pemerintah yang bakal menurunkan suku bunga kredit usaha rakyat (KUR) dari 7% menjadi 6% di tahun ini, di mana angka yang akan disalurkan meningkat dari Rp140 triliun pada tahun lalu menjadi Rp190 triliun, membuat PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) bakal dapat jatah penyaluran KUR hingga Rp120,2 triliun.

“Lini produksi sudah pasti menjadi fokus utama penyaluran karena memberikan multiplier effect yang lebih besar, baik dalam hal penciptaan lapangan pekerjaan serta memberikan dampak yang lebih masif terhadap roda perekonomian nasional,” kata Direktur Utama BRI Sunarso dalam keterangan resmi, Senin 6 Januari 2020.

Tidak hanya itu, beragam strategi pun sudah disiapkan BRI guna mengakselerasi penyaluran KUR. Misalnya dengan optimalisasi 415.000 agen BRILink sebagai referral pinjaman KUR serta pembentukan cluster UMKM unggulan di masing-masing wilayah.

Bahkan, menurut Sunarso, sinergi dengan BUMN, Kementerian dan lembaga lain juga disebut  bakal jadi andalan perseroan menyalurkan KUR. Misalnya kerja sama dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) via Program Mekaar.

Perlu diketahui, selama 2019,  BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp87,9 triliun kepada lebih dari 4 juta pelaku UMKM, di mana lebih dari 50% di antaranya disalurkan ke sektor produksi.

Dari total KUR yang disalurkan selama tahun 2019 oleh BRI tersebut, Rp75,7 triliun atau 86,1% di antaranya disalurkan khusus di segmen mikro.

Artinya, sejak tahun 2015, Bank BRI telah berhasil menyalurkan KUR dengan total nilai mencapai Rp323,4 triliun kepada lebih dari 16,6 juta pelaku UMKM di tanah air.

Baca juga: BRI Beri Pengobatan Gratis Korban Banjir Jabodetabek