Bolehkah Bawa Sepeda Saat Naik Kereta? Ini Aturan dari KAI

Bolehkah Bawa Sepeda Saat Naik Kereta? Ini Aturan dari KAI
Ilustrasi Kereta Api Indonesia.

PT Kereta Api Indonesia megeluarkan peraturan baru terkait tata cara membawa sepeda di dalam kereta. Berdasarkan peraturan yang dikeluarkan 30 Juli lalu, jenis sepeda yang boleh dibawa masuk ke dalam kereta adalah sepeda lipat dengan berat maksimal 20 kg dan ukuran roda maksimal 22 inchi.

Seperti dikutip dari situs resmi PT KAI, sepeda tersebut harus dibawa masuk di kereta penumpang dan tidak diletakkan baik di kereta restorasi maupun sambungan antarkereta. Sepeda tersebut harus disimpan di gerbong penumpang dan diletakkan di bagasi atau ruang-ruang kosong di sekitar kursi penumpang terkait.

Dalam hal penyimpanan, pemilik sepeda juga harus memastikan bahwa sepedanya diletakkan dengan posisi yang tidak berpotensi merusak fasilitas kereta atau mengganggu penumpang lainnya. Aturan ini juga berlaku untuk perjalanan menggunakan KRL Commuterline, KA Bandara, dan LRT Sumatera Selatan. Khusus moda Commuterline, sepeda yang dilipat harus masuk dalam dimensi maksimal 100 x 40 x 30 cm.

Baca juga: KAI Resmikan Skybridge di Stasiun Batu Ceper

Apabila penumpang kereta ingin membawa sepeda jenis lainnya yang tidak masuk kriteria bagasi, PT KAI merekomendasikan untuk menggunakan layanan PT KAI lainnya yakni Kereta Logistik (Kalog). Kalog menyediakan layanan pengiriman sepeda dengan berbagai tujuan di sepanjang Pulau Jawa dan Bali.

Selain melayani pengiriman station-to-station, Kalog juga menawarkan kemudahan dengan layanan door-to-door atau antarpintu. Dengan begitu, diharapkan layanan tersebut memberikan kemudahan dan kenyamanan lebih bagi pelanggan. Tarif pengiriman sepeda bervariasi tergantung dari jarak pengiriman yang ditentukan berdasarkan kota asal dan kota tujuan.

Dengan diberlakukannya aturan-aturan di atas, PT KAI berharap agar setiap pengguna jasa kereta api Indonesia merasakan kenyamanan saat berada di atas kereta. Selain itu, apabila sepeda tidak ditempatkan pada tempat yang semestinya, dikhawatirkan barang tersebut akan hilang atau menimbulkan kerusakan fasilitas kereta.

Baca juga: Bidik Market Milenial, KAI Gelar Turnamen E-Sports