BNI Syariah Hadirkan Transaksi Wakaf Tunai Syarikat Islam

BNI Syariah Hadirkan Transaksi Wakaf Tunai Syarikat Islam
Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo (kiri) bersama Ketua Umum Syarikat Islam, Hamdan Zoelva (kanan) dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pemanfaatan produk Wakaf Hasanah (Wakaf Digital) BNI Syariah untuk pengumpulan dana wakaf/Sumber: BNI Syariah

Guna menunjukkan kontribusi BNI Syariah terhadap penguatan ekonomi keumatan melalui instrument wakaf, BNI Syariah memfasilitasi transaksi wakaf tunai untuk proyek wakaf Syarikat Islam (SI).

Hal ini ditandai dalam Nota Kesepahaman (MoU) pemanfaatan produk Wakaf Hasanah (Wakaf Digital) BNI Syariah untuk pengumpulan dana wakaf, yang ditandatangani Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo dan Ketua Umum Syarikat Islam, Hamdan Zoelva di Jakarta, Minggu lalu.

“Terkait dengan wakaf tunai, BNI Syariah memberikan kemudahan bagi para wakif untuk berwakaf melalui platform digital Wakaf Hasanah, baik melalui website maupun aplikasi android,” kata Firman dalam keterangan resmi, baru-baru ini.

Menurut Firman, Wakaf Hasanah disediakan oleh BNI Syariah sebagai pendorong stakeholders, lembaga wakaf dan masyarakat untuk bersinergi membangun kemandirian ekonomi umat melalui fundraising wakaf. Dengan wakaf, terdapat manfaat yang mengalir, memompa produktivitas, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi bangsa.

Baca juga: Inilah Bentuk Kontribusi BNI Syariah di Halal Park Bandara Soetta

“Hal ini sesuai dengan komitmen kami sebagai Hasanah Banking Partner, yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan dunia, melainkan juga memberikan kebaikan (Hasanah) untuk kehidupan akhirat (Hasanah Way),” jelas Firman.

Menyikapi hal ini, Hamdan menambahkan, dana wakaf yang terkumpul akan digunakan untuk keperluan produktif berupa pembangunan SI Tower di mana di dalamnya terdapat hotel syariah, rumah sakit pelayanan haji dan umroh, serta ruang kantor syariah.

Selain kembali pada khittah awal SI, kegiatan dalam membangkitkan ekonomi Islam lainnya ikut digerakkan, seperti pengembangan koperasi dan pembangunan pesantren dengan memanfaatkan dana wakaf yang dikumpulkan. Ditargetkan, pengumpulan dana wakaf sampai tahun 2020 sebesar Rp300 miliar.

Sebagai informasi, Lembaga Wakaf Syarikat Islam merupakan bagian dari Perkumpulan Syarikat Islam yang berfungsi sebagai wadah pengelolaan dan pemberdayaan harta wakaf. Lembaga Wakaf Syarikat Islam ini juga telah resmi menjadi Nazhir yang terdaftar di Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Baca juga: BNI Syariah Tingkatkan Literasi Pekerja Migran Indonesia di Hongkong