BNI Raih Akreditasi CLIP dari EFMD

BNI Raih Akreditasi CLIP dari EFMD
Penyerahan sertifikat Akreditasi CLIP dari EFMD kepada BNI di Lisbon, Portugal, Kamis 6 Juni 2019/Sumber: BNI

Keberhasilannya dalam mengembangkan BNI Corporate University, menjadikan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) diundang untuk menghadiri upacara pengukuhan (inaugurasi) sebagai anggota penuh terbaru European Foundation for Management Development (EFMD) di Carcavelos, Lisbon, Portugal. Acara tersebut menjadi bagian dari EFMD Annual Conference 2019 yang berlangsung sejak 5 Juni 2019.

Bangganya lagi, pengukuhan Ini sekaligus menjadikan BNI sebagai bank pertama di Asia yang meraih akreditasi prestisius dalam bidang pembelajaran (learning) dari EFMD. BNI dinilai sukses menunjukkan visi, misi, strategi, inovasi, dan konsistensi dalam praktik operasionalisasi pengembangan kompetensi pegawai BNI.

Untuk itu, EFMD memberikan akreditasi Corporate Learning Improvement Process (CLIP) kepada BNI. Penyerahan sertifikat diserahkan oleh EFMD Associate Director Corporate Services Dr Martin Moehrle dan Director General & CEO of EFMD and EFMD Global Network Eric Cornuel kepada Komisaris Utama BNI Ari Kuncoro yang dihadiri juga oleh Direktur Human Capital dan Kepatuhan BNI Endang Hidayatullah serta Komisaris BNI Pataniari Siahaan di Lisbon, Portugal, Kamis 6 Juni 2019.

Baca juga: BNI Bersama Pindad dan DI Berkolaborasi di BUMN Hadir Untuk Negeri

"BNI sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia dituntut untuk terus mengembangkan kompetensi pegawainya agar dapat selalu beradaptasi menghadapi perubahan bisnis yang semakin cepat. Oleh karena itu manajemen BNI berkomitmen menjadikan BNI Corporate University sebagai lembaga pengembangan kompetensi pegawainya dengan standar kelas dunia," jelas Endang Hidayatullah dalam keterangan resmi, Jumat 7 Juni 2019.

Menurut Endang, untuk menjadikan BNI Corporate University sebagai lembaga pendidikan berkelas dunia dibutuhkan upaya sungguh-sungguh, karena terdapat 35 standar yang perlu dipenuhi secara komprehensif dan detail. BNI dalam hal ini dianggap telah melampaui 11 standar dari 35 standar yang dipersyaratkan.

"Beberapa hal yang menjadi keunggulan BNI Corporate University adalah keberhasilan menggeser pola pikir belajar dari Learning at the Learning Center menjadi Learner as the Center of Learning, artinya setiap pegawai BNI dapat belajar kapan saja, di mana saja, didukung teknologi digitalisasi yang memudahkan akses belajar tanpa harus datang ke pusat pembelajaran," ujarnya.

BNI Corporate University juga diakui oleh EFMD banyak menghasilkan terobosan-terobosan seperti program DEEP (Daily Employee Exercise Program), di mana pegawai BNI melalui gawainya masing-masing hanya perlu menjawab satu pertanyaan setiap hari dengan jenis pertanyaan sesuai bidang pekerjaannya sehari-hari.

Selain itu, BNI melakukan terobosan melalui demokratisasi pembelajaran, di mana BNI menyediakan anggaran pembelajaran individu yang populer disebut BLW (BNI Learning Wallet) yang dapat dimanfaatkan setiap pegawai untuk mendapatkan pembelajaran sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

Di era digital yang semakin merupakan keniscayaan ini, BNI menjawab tantangan belajar digital dengan membuat BNI Smarter (Sistem Pembelajaran Terintegrasi) yang merupakan One Stop Learning Platform, di mana setiap pegawai dapat mengakses materi pembelajaran, menghubungi pakar, mencari pelatihan publik, melakukan coaching-mentoring, dan sebagainya melalui gawai masing-masing untuk meningkatkan kompetensinya.

Terkait inovasi dalam bidang pembelajaran itu, EFMD bahkan meminta izin kepada BNI untuk menjadikan filosofi baru Learner as the Center of Learning, DEEP, BLW, dan BNI Smarter sebagai studi kasus yang dapat menjadi sarana pembelajaran bagi corporate university lainnya di seluruh dunia.

Baca juga: BNI Wujudkan Mimpi 2.000 Pemudik Pengguna Kereta