BNI Jadi Agen Fasilitas Kredit Proyek Jalan Tol Cikampek II Selatan 

BNI Jadi Agen Fasilitas Kredit Proyek Jalan Tol Cikampek II Selatan 
Perjanjian Kredit Sindikasi DTT antara Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan Dedy Krisnariawan Sunoto dengan Pgs. Pemimpin Divisi BUMN & Institusi Pemerintah (BIN) BNI Litasari Wahju Widjajanti . (Sumber: BNI)

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), ikut membiayai Proyek Jalan Tol Ruas Jakarta Cikampek II Selatan, yang pengelolaannya dipegang oleh PT Jasamarga Japek Selatan, perusahaan yang mayoritas dimiliki oleh PT Jasa Marga. 

“Dalam pembiayaan tersebut, BNI juga bertindak sebagai Arranger dan Agen fasilitas," ujar Corporate Secretary BNI Kiryanto dalam siaran persnya, Senin, 31 Desember 2018.

Pembiayaan secara sindikasi yang diberikan BNI terhadap proyek tersebut, dalam bentuk fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) Dana Talangan Tanah (DTT) dengan maksimum sebesar 1,39 triliun rupiah.

Jalan Tol Ruas Jakarta Cikampek II Selatan memiliki panjang 64 kilometer dan masa konsesi selama 35 tahun sejak tahun 2017 sampai dengan 2052. Jalan tol ruas tersebut nantinya akan menghubungkan ruas tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) dan tol Cipularang. Kebutuhan dana pembebasan lahan dari Jalan Tol Ruas – Jakarta Cikampek II Selatan 5,5 triliun rupiah.

Sebesar 75,66 persen dari kebutuhan dana pembebasan lahan atau 4,16 triliun rupiah dibiayai secara sindikasi oleh perbankan. Porsi BNI dalam pembiayaan sindikasi KMK Dana Talangan Tanah tersebut adalah sebesar 1,39 triliun atau setara 33,33 persen.

Ia mengatakan, tidak hanya kepada Jasamarga Japek Selatan, BNI turut memenuhi kebutuhan pembiayaan dari Jasa Marga Group. Paling tidak, secara keseluruhan, total dukungan pembiayaan BNI kepada Jasa Marga Group telah mencapai 20,86 triliun. 

"Dukungan tersebut sejalan dengan langkah pemerintah yang menjadikan infrastruktur sebagai salah satu sektor prioritas dalam pembangunan,” ujar Kiryanto.   Sampai saat ini BNI telah menyalurkan pembiayaan kepada 20 ruas jalan tol dengan total panjang ± 1.115,01 km atau 35 persen dari total panjang ruas tol di Indonesia sepanjang 3.206,25 kilometer.