Bersinergi, BGR Siap Angkut Material Proyek Milik WIKA

Bersinergi, BGR Siap Angkut Material Proyek Milik WIKA

PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR menjalin kerja sama jasa pengangkutan dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA.  Dalam sinergi ini, BGR akan melakukan pengangkutan material proyek milik WIKA di Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun.

Direktur Utama BGR, R Ruli Adi, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam membangun negeri yang telah berlangsung selama bulan September tahun ini.

"BGR mulai menangani sejak barang dari Port Malaysia datang melalui Pelabuhan Belawan dan didistribusikan ke site project Sei Mangkei Industry Plant. Pelaksanaannya dilakukan oleh BGR kantor pusat bersama dengan BGR Cabang Utama Medan," ujar Ruli seperti yang dilansir dari laman BGR, Jumat (29/9/2017).

Dalam kerjasama tersebut, BGR juga memberikan jasa pengurusan kepabeanan atas bahan impor material proyek milik Wika yang didatangkan dari Malaysia menuju Sei Mangkei Industry Plant.

Menyikapi hal ini, Direktur Pemasaran BGR, M Taufik Hidayat, menambahkan, material pembangunan proyek yang diangkut tersebut memiliki volume sebesar 4000m3. Rencananya material tersebut akan digunakan untuk pembangunan pabrik PT Industri Nabati Lestari (INL).

Taufik melanjutkan, saat ini, BGR yang merupakan BUMN penyedia jasa logistik juga fokus untuk menyediakan jasa logistik di lingkungan BUMN dalam skala yang lebih besar. Sebagai BUMN yang bergerak di jasa logistik yang telah berpengalaman menjamin pelayanan yang diberikan merupakan pelayanan dengan kualitas terbaik dari Perusahaan.

“Kami berharap, dengan pelayanan logistik ataupun transportasi yang kami miliki dapat memberikan manfaat bagi pelanggan kami dan juga ikut berperan bagi pembangunan di Indonesia. Hal ini juga merupakan wujud dari pengejawantahan slogan BGR yakni ‘Integrated Logistics Solution’,” ucap Taufik

Adapun material proyek terbesar yang diangkut adalah deodorizer dan presstripper dengan dimensi 388,96 m3 dan berat 50 tons. Selain itu juga shipment container sejumlah 25 container yang juga merupakan rangkaian dari seluruh proyek pengangkutan tersebut.

Perlu diketahui, BGR merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penyedia jasa logistik terintegrasi yang didukung dengan infrastruktur hampir di seluruh wilayah Indonesia dengan jumlah cabang sebanyak 24 cabang, sistem teknologi informasi serta SDM yang profesional.

Perusahaan memberikan pelayanan logistik yakni, BGR Integrated Logistics Solution (ILS), BGR Transportation, BGR Warehousing, BGR Freight Forwarding, dan BGR Express.

Saat ini, Perusahaan mengelola sekitar 600 gudang dengan luasan sekitar 1 juta meter persegi yang tersebar di seluruh Indonesia. Hingga akhir 2017, BGR menargetkan memiliki 550 armada angkutan.(IDR)