Begini Cara LRT Jakarta Edukasi Budaya Baru Bertransportasi Publik

Begini Cara LRT Jakarta Edukasi Budaya Baru Bertransportasi Publik
LRT Jakarta adakan edukasi bertransportasi publik yang baik dan benar (Sumber: PT LRT Jakarta)

LRT Jakarta yang melayani rute Velodrome-Kelapa Gading saat ini telah siap beroperasi, tinggal menunggu keputusan dari pemerintah. Seiring menyambut beroperasinya tersebut, PT LRT Jakarta yang merupakan anak perusahaan dari PT Jakarta Propertindo terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang keberadaan LRT Jakarta sebagai moda transportasi terbaru yang ramah lingkungan serta terintegrasi dengan moda transportasi lain.

Pada kesempatan hari Pendidikan Nasional kemarin, 2 Mei 2019, PT LRT Jakarta mengadakan acara edukasi kepada publik, khususnya generasi muda, tentang budaya baru menggunakan transportasi publik dengan tertib dan benar.

Acara ini adalah lanjutan dari serangkaian acara sosialisasi yang telah dilaksanakan sebelumnya, di antaranya Sosialisasi Naik JAK 24, Naik LRT J yang telah diselenggarakan pada 4-18 Maret 2019, Sosialisasi LRT Jakarta dan Writing Workshop Bersama Blogger yang telah dilaksanakan pada 26 April 2019. 

Baca juga: Bertarif Flat 5 Ribu Rupiah, LRT Jakarta Hampir Siap Beroperasi

Dari dua kegiatan tersebut, PT LRT Jakarta juga telah mengadakan Kompetisi Video Review Naik LRT Jakarta dan Lomba Menulis Artikel. 

Dalam acara edukasi yang diadakan di Stasiun Velodrome ini, PT LRT Jakarta mengundang 150 peserta yang terdiri dari anak-anak sekolah dasar beserta guru pendamping dan perwakilan mahasiswa dari perguruan tinggi, komunitas disabilitas, blogger, dan rekan-rekan media. 

Seluruh tamu undangan mendapatkan sosialisasi pengenalan LRT Jakarta secara umum, dilanjutkan dengan edukasi budaya baru bertransportasi publik dan berkeliling stasiun untuk memperlihatkan fasilitas yang dimiliki oleh LRT Jakarta, dan edukasi tata cara naik LRT Jakarta secara baik dan benar. 

Baca juga: Capai 78.000 Orang per Hari, Target Penumpang MRT Jakarta Terlampaui

Dalam acara ini LRT Jakarta mengajak masyarakat untuk naik transportasi publik dengan menghargai hak sesama penumpang, menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan, sehingga masyarakat dapat turut serta berperan dalam mewujudkan Jakarta yang maju kotanya dan bahagia warganya. 

“Ini adalah gerakan bersama seluruh operator transportasi publik di bawah Pemprov DKI Jakarta untuk mendukung budaya baru bertransportasi publik di Jakarta, dan bersama mewujudkan moda transportasi publik yang terintegrasi, nyaman, aman, dan handal,” jelas Direktur Utama PT LRT Jakarta, Allan Tandiono.

Kegiatan kampanye dilakukan dengan memberikan serangkaian aktivitas kepada undangan. Anak-anak Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Komunitas Disabilitas akan diberikan kesempatan memposting foto di sosial media, mewarnai dan melukis untuk menuangkan harapan mereka atas LRT Jakarta untuk mewujudkan Jakarta yang maju kotanya. 

Sementara itu anak-anak Sekolah Menengah Atas dan Perguruan Tinggi akan diberikan kesempatan untuk berkampanye melalui media sosial dengan membuat foto atau video kampanye dengan caption yang menarik dan mengajak masyarakat untuk melakukan budaya transportasi publik dan naik LRT Jakarta. 

Ramah Disabilitas

Sebelumnya, pada tanggal 27 April 2019 yang lalu LRT Jakarta mendapat kunjungan dari JBFT (Jakarta Barrier Free Tourism), yang merupakan kegiatan wisata bersama yang diadakan oleh penyandang disabilitas sebagai salah satu wujud edukasi terhadap semua kalangan tentang disabilitas. Sebanyak 72 penyandang disabilitas menjajal naik LRT Jakarta dan berkeliling di dalam stasiun.

Bagi peserta JBFT, bepergian dengan menggunakan transportasi publik bisa tantangan tersendiri khususnya terhadap kondisi fasilitas publik yang ada, termasuk perilaku publik yang seringkali menjadi hambatan.

Simak videonya: Upperline Rasakan Serunya Naik LRT Jakarta

LRT Jakarta sebagai moda transportasi publik baru di Jakarta berusaha menyediakan prasarana dan sarana yang dapat dimanfaatkan oleh semua kalangan, termasuk disabilitas. Ouput dari kunjungan ini adalah mendengar masukan dari peserta JBFT sehingga PT LRT Jakarta selaku badan usaha penyelenggara operasi sarana dan prasarana LRT Jakarta dapat memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh warga Jakarta, termasuk melayani pelanggan disabilitas dengan baik. 

“Kita berupaya untuk menyediakan pelayanan yang ramah disabilitas sesuai Standar Pelayanan Minimum yang dipersyaratkan oleh regulator, sehingga azas kesetaraan itu memang benar-benar dapat dirasakan oleh para sahabat disabilitas,” jelas Aditia Kesuma Negara, GM Operasi dan Pelayanan PT LRT Jakarta.