Baru Dua Hari Diangkat Jadi Plt Dirut PLN, Sripeni Harus Hadapi Masalah Listrik Mati

Baru Dua Hari Diangkat Jadi Plt Dirut PLN, Sripeni Harus Hadapi Masalah Listrik Mati
Sripeni (kiri) ditunjuk sebagai Plt Dirut PLN 2 Agustus (Sumber: dok. kementerian BUMN)

Akibat listrik padam hingga mencapai separuh wilayah pulau Jawa hari Minggu (4/8) lalu, PT PLN (Persero) menjadi buah bibir masyarakat di berbagai media. Bahkan pagi ini, Presiden Joko Widodo menyambangi kantor PLN untuk meminta keterangan dan berharap insiden tersebut dijadikan pelajaran untuk tidak terulang lagi. Dalam pertemuan tersebut, presiden disambut oleh Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani bersama jajaran direksi lainnya.

Baca juga: Pasca Padam 10 Jam, PLN Nyalakan 19 Gardu Induk di Jabar, DKI dan Banten

Siapakah Sripeni? Sripeni sendiri merupakan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN yang baru ditunjuk 2 Agustus lalu oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno. Bersadarkan RUPS, Sripeni ditunjuk menggantikan Plt Dirut sebelumnya yakni Djoko Abumanan yang diangkat 2 Mei 2019 lalu.
Awalnya, Sripeni menjabat sebagai Direktur Pengadaan Strategis 1 saat Djoko Abumanan ditunjuk sebagai Plt Dirut. Kini, ia pun masih merangkap jabatan yakni sebagai Plt Direktur Utama dan Direktur Pengadaan Strategis 1.

Dilansir dari laman resmi kementerian BUMN, susunan direksi PLN pasca RUPS 2 Agustus 2019 adalah sebagai berikut,

  1. Sripeni Inten Cahyani sebagai Plt. Direktur Utama PLN merangkap Direktur Pengadaan Strategis
  2. Djoko Raharjo Abumanan sebagai Direktur Pengadaan Strategis 2
  3. Sarwono Sudarto sebagai Direktur Keuangan
  4. Muhamad Ali sebagai Direktur Human Capital Management
  5. Syofvi Felienty Roekman sebagai Direktur Perencanaan Korporat
  6. Amir Rosidin sebagai Direktur Bisnis Regional Jawa bagian Tengah
  7. Supangkat Iwan Santoso sebagai Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali dan Nusa Tenggara
  8. Haryanto W.S. sebagai Direktur Bisnis Regional Jawa bagian Barat
  9. Syamsul Huda sebagai Direktur Bisnis Regional Sulawesi merangkap Regional Kalimantan
  10. Ahmad Rofiq sebagai Direktur Bisnis Maluku dan Papua
  11. Wiluyo Kusdwiharto sebagai Direktur Bisnis Regional Sumatera

Sripeni terbilang baru dalam jajaran direksi PLN. Ia masuk pada tahun 2019 saat menggantikan Djoko Abumanan Mei lalu. Meski demikian, perempuan kelahiran Pati 51 tahun lalu ini sudah sangat berpengalaman di dunia kelistrikan. Sebelum menjabat sebagai Direksi PLN, Sripeni adalah Direktur Utama PT Indonesia Power.

Tak hanya itu, alumni Teknik Kimia Universitas Diponegoro ini juga pernah menduduki posisi strategis di perusahaan BUMN. Sebut saja Direktur Keuangan Indonesia Power, Eksekutif Utama Bidang Keuangan yang ditugaskaryakan sebagai Senior Spesialis Keuangan Divisi Keuangan Korporat PLN.

Hingga saat ini, PLN memang belum memiliki Direktur Utama definitive sejak Dirut terdahulu Sofyan Basir berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dan mundur dari jabatannya. Kementerian BUMN tengah melakukan assesmen untuk mendapatkan kandidat terbaik Dirut PLN tetapi masih belum bisa menyebutkan namanya.

Baca juga: Sofyan Basir Mengundurkan Diri, RUPS PLN Angkat Plt Dirut Baru