Bank HSBC Perluas Segmen Pasar dengan Menambah Layanan Baru

Bank HSBC Perluas Segmen Pasar dengan Menambah Layanan Baru

PT Bank HSBC Indonesia atau Bank HSBC melakukan perluasan segmentasi pasar dengan meluncurkan dua entitas baru yaitu layanan HSBC Indonesia di bidang Retail Banking and Wealth Management (RBWM) dan Commercial Banking (CMB). Kehadiran dua entitas tersebut, semakin menegaskan komitmen Bank HSBC untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Dari sisi Commercial Banking, Bank HSBC siap membantu nasabah mendapatkan fasilitas modal kerja, pinjaman jangka panjang atau project finance serta memiliki keahlian untuk membantu nasabah yang ingin dana dari pasar saham dan obligasi. Sedangkan dari wealth management, para nasabah bisa menikmati beragam solusi menarik, antara lain mencakup tabungan, proteksi, dan investasi. Selain itu, beragam produk retail banking mulai dari pinjaman dan kapabilitas transaksi, seperti kartu kredit dan debit juga siap dinikmati lebih banyak masyarakat Indonesia seperti yang dinikmati oleh hampir 36 juta nasabah Retail Banking and Wealth Management di seluruh dunia.

Tentunya kehadiran dua entitas baru diharapkan bisa meningkatkan pelayanan kepada nasabanya di Indonesia. Presiden Direktur Bank HSBC Indonesia Sumit Dutta mengatakan bahwa integrasi ini merupakan tonggak baru dalam 132 tahun sejarah keberadaan Perusahaan di Indonesia.

“Ini merupakan bukti komitmen jangka panjang kami di Indonesia dan untuk turut memajukan perekonomian nasional. Kami mengamati bahwa kekuatan ekonomi tidak lagi hanya fokus di Pulau Jawa, namun telah mulai menyebar merata ke wilayah–wilayah di luar Pulau Jawa seiring dengan kian meluasnya peta tingkat kesejahteraan di Indonesia,” katanya di Jakarta, Senin (7/8/2017) seperti dikutip warta ekonomi.

Berdasarkan riset Trade Confidence Survey yang dilakukan Bank HSBC bersama riset independen 2016 lalu, menunjukkan nilai ekspor dari layanan transportasi dan distribusi akan tumbuh rata-rata 9 persen hingga 2030. "Demi menjawab itu, Bank HSBC Indonesia yang memiliki jaringan global dapat menghubungkan pelaku bisnis di Indonesia dengan berbagai peluang dimanapun di seluruh dunia," tegasnya seperti dikutip sindonews.

Sumit juga menyebut, selama ini layanan Bank HSBC bisa dinikmati oleh para nasabah individu maupun komersil di seluruh dunia termasuk di lebih banyak kota di Indonesia. Proses integrasi ini memberikan manfaat bagi para nasabahnya termasuk nasabah Bank Ekonomi yang sekarang bisa menikmati jaringan internasional yang dimiliki HSBC. Sebelumnya Bank HSBC telah lebih dulu melakukan proses integrasi yang melahirkan entitas bank lokal dengan jaringan internasional yaitu integrasi Hong Kong dan Shanghai Banking Corporation (HSBC) Indonesia menggabungkan Kantor Cabang Bank Asing (KCBA) dengan anak usaha lokalnya, yaitu PT Bank Ekonomi Raharja.

Kedua hal ini memungkinkan nasabah meraih kesempatan yang lebih luas untuk bertumbuh. Hal ini merupakan kontribusi PT Bank HSBC Indonesia dalam mewujudkan ambisi masyarakat Indonesia. “Kami ingin untuk senantiasa berkontribusi di Indonesia. Dengan besaran dan kekuatan jaringan yang kami miliki secara global, kami dapat berkontribusi pada agenda nasional dengan membawa investasi masuk ke dalam negeri. Kami telah, dan akan senantiasa bertemu dengan banyak investor asing di beberapa negara dan menyajikan potensi Indonesia yang begitu menjanjikan,” kata Sumit.

Saat ini Bank HSBC memiliki 99 kantor cabang yang tersebar di 29 kota di Indonesia. Selain itu, Bank HSBC juga mempunyai beragam kapabilitas digital yang tersedia baik untuk nasabah individual maupun korporasi. Hal Ini merupakan cerminan optimisme HSBC Grup akan potensi Indonesia sebagai bagian dari strategi usaha yang berporos di Asia. Dengan jaringan HSBC yang mencakup lebih dari 90 persen PDB, perdagangan, dan aliran modal dunia, HSBC memiliki posisi unik untuk dapat membantu aspirasi nasabah Indonesia.(AHM)