ASDP Indonesia Ferry Prediksi Kenaikan Penumpang di Liburan Idul Adha Mencapai 30 Persen

ASDP Indonesia Ferry Prediksi Kenaikan Penumpang di Liburan Idul Adha Mencapai 30 Persen
Kantor dan Pelabuhan yang dikelola ASDP (Sumber: dok. ASDP)

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memprediksi bahwa jumlah penumpang akan mengalami kenaikan di saat libur panjang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Jumat, 31 Juli 2020. Dibanding hari biasa di masa pandemi Covid-19, diperkirakan kenaikan mencapai 30%.

“Karena ini adalah hari libur panjang yang jatuh pada hari Jumat, maka kami menduga akan ada peningkatan kurang lebih 30% dari hari jumat sebelumnya di masa Covid,” ungkap Direktur Utama ASDP Ferry, Ira Puspadewi dalam konferensi pers, 29 Juli 2020.

Dengan peningkatan penumpang maupun angkutan, ASDP Ferry kembali mengingatkan bahwa untuk perjalanan dari empat Pelabuhan yakni Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk hanya bisa dibeli secara online. 

“Yang dulu bisa go show, sekarang kita sudah melakukan dengan pemesanan reservasi online atau yang kita kenal dengan Ferizy,” tambahnya.

Bagi calon penumpang yang tidak memiliki smartphone, pembelian dapat dilakukan melalui mitra ASDP di Alfamart. Jika penumpang terlanjur ke pelabuhan tanpa tiket, maka petugas akan mengarahkan mereka ke jalur khusus dan membimbingnya untuk membeli dengan cara online.

Sebagai informasi, tiket dapat dibeli secara online dari H-60 hingga 5 jam sebelum keberangkatan. Ferizy dapat diakses melalui website www.ferizy.com atau aplikasi di telepon pintar.

Sementara itu, untuk melancarkan perjalanan kapal dari mulai check in di pelabuhan hingga naik ke kapal, ASDP telah menyiapkan tambahan fasilitas dan juga personil petugas. Misalnya saja fasilitas ticketing (untuk penukaran boarding pass), ditambah jumlahnya hingga 50% dari existing di berbagai pelabuhan.

Perseroan juga menambahkan toll gate baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Diharapkan jumlah tersebut penambahan tersebut mengurangi antrian dan penumpukan penumpang.

Selain fasilitas, personil yang bertugas membantu kelancaran perjalanan pun ditambahkan. Untuk Pelabuhan Merak, petugas front line hingga pengamanan ditambah dari 897 orang menjadi 1.130 orang.

Sementara di Pelabuhan Bakauheni dari 841 orang menjadi 904 orang, di Ketapang dari 301 orang menjadi 308 orang dan terakhir Pelabuhan Gilimanuk dari 235 orang menjadi 242 orang.

Pihak ASDP juga menegaskan bahwa perusahaan telah menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Misalnya saja penumpang wajib menggunakan masker, menyediakan tempat cuci tangan dan physical distancing. 

"Dengan physical distancing tersebut, maka kapasitas maksimal kapal adalah 50%," Ira menjelaskan.

Baca juga: Erick Thohir Resmikan Ferizy, Aplikasi untuk Beli Tiket Ferry Secara Online