Antisipasi Pembatasan Aktivitas Sosial, Mandiri Efisienkan Penyiapan Uang Tunai Jelang Idul Fitri

Antisipasi Pembatasan Aktivitas Sosial, Mandiri Efisienkan Penyiapan Uang Tunai Jelang Idul Fitri
Sumber: Bank Mandiri

Bank Mandiri menerapkan kebijakan penyiapan uang tunai yang lebih efisien pada Bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri mendatang. Selain sebagai bentuk dukungan pada kebijakan pembatasan aktivitas sosial guna memutus rantai penyebaran Covid-19, langkah ini juga menjadi bukti komitmen Bank Mandiri untuk dapat memenuhi kebutuhan nasabah secara optimal.

Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan, pihaknya akan memfokuskan pada penyediaan uang tunai untuk memenuhi kebutuhan mesin-mesin ATM, dibandingkan dengan di kantor cabang, serta mendorong pemanfaatan alat pembayaran non tunai dalam transaksi sehari-hari.

“Pada masa kampanye pembatasan aktivitas sosial, kami tetap perlu mengantisipasi potensi kenaikan kebutuhan uang tunai menjelang hari raya nanti sebagai bentuk pelayanan kepada nasabah. Harapannya, tentu agar nasabah dapat memanfaatkan alat pembayaran online Bank Mandiri dalam bertransaksi. Namun jika memang membutuhkan uang tunai, nasabah dapat menarik di ATM dan tidak perlu ke cabang,” kata Rully.

Terkait hal itu, pada Bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri tahun ini, Bank Mandiri akan menyiapkan dana tunai sebesar Rp 19,2 triliun yang berlaku pada periode 4 - 25 Mei 2020. Jumlah tersebut turun 24% dibandingkan jumlah uang tunai yang disiapkan pada musim lebaran tahun sebelumnya.

Dari jumlah itu, Rully menambahkan, sebagian besar akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pengisian uang tunai di seluruh ATM Bank Mandiri yang mencapai sekitar Rp1,7 triliun per hari pada periode tersebut, sama dengan kebutuhan pada periode Ramadhan dan Idul Fitri tahun lalu.

Rully menuturkan, pihaknya juga akan memastikan kesiapan jaringan IT secara optimal untuk mengantisipasi kenaikan transaksi yang dilakukan nasabah pada channel pembayaran elektronik, seperti ATM, SMS Banking, Mandiri Online dan Mandiri Call 14000 agar tidak ada gangguan, dengan membentuk tim monitoring IT yang selalu siaga.

Saat ini, lanjut Rully, pihaknya terus mengembangkan Mandiri Online menjadi platform e-channel utama yang dapat memberikan akses nasabah retail kepada seluruh layanan dan produk Bank Mandiri, mulai dari transfer, pembayaran pajak, BPJS, telepon, kartu kredit, pembelian pulsa, token PLN, pembukaan rekening deposito dan transaksi lainnya.