Antam Bangun Taman Baca Berkonsep Digital di Pulogadung, Apa Saja Koleksinya?

Antam Bangun Taman Baca Berkonsep Digital di Pulogadung, Apa Saja Koleksinya?
Antam membangun TBM digital di Jakarta Timur (Sumber: IG@official.antam)

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meresmikan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) PIONEER yang berlokasi di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Jaka Berseri, Pulogadung, Jakarta Timur. Salah satu keunikan dari taman bacaan ini adalah menggunakan konsep digital di mana inovasi ini merupakan yang pertama kali diterapkan di Jakarta Timur.

Dalam penyediaan buku-buku, baik fisik maupun digital, Aneka Tambang bekerja sama dengan PT Balai Pustaka. Koleksi yang disediakan oleh TBM tersebut cukup beragam, dari mulai sastra hingga buku-buku pelajaran sekolah.

Untuk konsep digital, beberapa fitur disediakan untuk memudahkan para pengunjung khususnya pelajar dalam memahami pelajaran sekolah. Misalnya saja buku-buku kurikulum 2013 disertai pembahasan soal, buku audio, film dan video menarik untuk menambah wawasan penggunanya.

“Konsep digital dipilih agar memberikan digital experience yang positif bagi masyarakat sekaligus memotivasi anak-anak untuk belajar dan lebih bijak memanfaatkan teknologi gawai”, ungkap Direktur Sumber Daya Manusia Antam, Luki Setiawan Suardi.

Selain di Jakarta Timur, Antam juga telah membangun beberapa TBM di berbagai tempat tak jauh dari wilayah operasionalnya. Untuk TBM berkonsep digital, jumlahnya ada 3 buah dan tersebar di 3 lokasi yakni Unit Bisnis Pengolahan & Pemurnian (UBPP) Logam Mulia, Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Emas dan UBP Nikel Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, di titik-titik lain, Antam telah membangun TBM tetapi masih menggunakan konsep konvensional. Konsep ini dipilih dengan mempertimbangkan berbagai faktor salah satunya adalah ketersediaan internet.

Sejauh ini, terdapat 3 TBM Konvensional yang tersebar di wilayah operasi Antam yakni UBP Nikel Maluku Utara, UBP Bauksit Kalimantan Barat dan wilayah eksplorasi Unit Geomin & Technology Development Antam yang ada di Garut.  

Meskipun konvensional, taman bacaan tersebut tetap didukung dengan koleksi yang lengkap. Setidaknya, Antam menyediakan 500 koleksi buku. Bangunan juga dilengkapi dengan desain interior yang mendukung suasana belajar, teknologi informasi audio visual serta alat peraga penunjang pelajaran dan mainan edukatif bagi anak.

Kehadiran TBM ini merupakan bentuk komitmen perseroan untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Selain itu, inisiasi ini juga sejalan dengan arahan Kementerian BUMN yang mencanangkan komitmen untuk membangun 1.000 taman bacaan di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: ANTAM Raih Penghargaan Best Non-Financial Sector Dan Top 50 Emiten Big Cap