Angkasa Pura II Optimis Runway 3 Soekarno-Hatta Beroperasi Juni 2019

Angkasa Pura II Optimis Runway 3 Soekarno-Hatta Beroperasi Juni 2019
Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin sedang berbicang dengan Presiden RI Joko Widodo (Sumber: Angkasa Pura II)

PT Angkasa Pura II optimis dapat mengoperasikan runway ketiga Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Juni 2019.  Adanya penambahan landasan pacu (runway) ini akan meningkatkan volume penerbangan menjadi 120 setiap jamnya. Guna memuluskan proyek tersebut, perseroan harus mengalokasikan investasi yang cukup besar, yakni 6 triliun rupiah.

Saat ini Bandara Internasional Soekarno-Hatta hanya mengoperasikan 2 runway yang mengakomodir 80+1 penerbangan per jam. 

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan pembangunan runway ketiga ini tidak akan terlaksana tanpa dukungan dari warga pemilik lahan. Pasalnya, tantangan utama dalam pembangunan proyek tersebut adalah pembebasan lahan. Sehingga tak heran jika masalah lahan ini ternyata merupakan porsi terbesar dalam pengalokasian dana investasi.

Dalam dalam situs resmi korporasi, 8 Februari 2018, disebutkan dari total nilai proyek sebesar 6 triliun rupiah, Angkasa Pura II harus mengalokasikan 4 triliun rupiah di antaranya untuk urusan pembebasan lahan. Sedang sisanya 2 triliun rupiah memang dianggarkan untuk pembangunan landasan pacu tersebut.

Menurut Muhammad Awaluddin, total lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan runway berukuran 3.000 x 60 meter persegi mencapai  216 hektare. Dari lahan seluas itu, perusahaan telah memiliki 49 hektare dan juga berhasil membebaskan 167 hektare lainnya yang terbagi dalam 3.021 bidang tanah.

Lebih lanjut Muhammad Awaluddin mengatakan perseroan juga tengah menyelesaikan proyek east cross taxiway (ECT) yang ditargetkan dapat digunakan pada pertengahan 2019. 

East cross taxiway adalah jalan di sisi timur bandara yang digunakan pesawat untuk melintas dari runway 1 ke runway 2 dan sebaliknya. Saat ini Bandara Internasional Soekarno-Hatta sudah terdapat west cross taxiway

“Melalui east cross taxiway, dan west cross taxiway yang saat ini sudah ada, maka pesawat dapat lebih cepat melintas dari runway 1 ke runway 2 mau pun sebaliknya,” kata Muhammad Awaluddin.

Baca juga: Siap Suntik Rp 1,65 Triliun, Angkasa Pura II Segera Operasikan 3 Bandara Baru