64 Rumah Sakit BUMN Sosialisasikan Bahaya Virus Corona

64 Rumah Sakit BUMN Sosialisasikan Bahaya Virus Corona
Ilustrasi: Keberadaan Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) jadi salah satu perhatian penting Kemenkes bagi warga yang sedang dalam masa observasi di Natuna/Sumber: kemkes.go.id

Guna mengantisipasi penyebaran virus Corona di Indonesia, 64 Rumah Sakit BUMN bersiaga dengan melakukan sosialisasi tentang infeksi Virus Corona di seluruh rumah sakit BUMN yang ada di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Rumah Sakit Pertamina Pusat, dr. Fathema Djan Rachmat menjelaskan penyebaran virus Corona ini hanya bisa dicegah dengan membangun kesadaran dan kerja sama semua instansi terkait dengan rumah sakit terutama rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk pemerintah.

“Pemahaman dan kerja sama harus dilakukan oleh semua pihak terkait dan 64 rumah sakit BUMN harus berperan aktif dalam pencegahan penyebaran infeksi Novel Coronavirus di Indonesia,” kata dr. Fathema dalam keterangan resmi Pertamina, Jumat 7 Februari 2020.

Menurutnya, sosialisasi tentang infeksi virus dengan nama Novel Corona Virus atau Ncov ini di bertujuan untuk membangun pemahaman dan kesadaran tentang penyebaran virus berbahaya ini dan menjalin kerja sama seluruh instansi terkait dengan rumah sakit yang ada di seluruh Indonesia.

dr. Fathema menambahkan penyebaran virus ini begitu cepat dan perlu mengambil langkah dengan tetap berhati-hati dan selalu siaga dalam menghadapi kemungkinan yang ada. Rumah Sakit BUMN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, diimbau untuk melakukan koordinasi dengan pihak Kemenkes dan Dinas Kesehatan dari tingkat daerah hingga pusat dan 3 rumah sakit yang menjadi rujukan secara nasional, yaitu RSPAD Gatot Subroto, RS Persahabatan & RSPI Sulianti Saroso.

Dalam sosialisasi tersebut, pengetahuan tentang standar penanganan dan identifikasi sumber infeksi, juga digelar peragaaan penggunaan APD - Alat Pelindung Diri yang harus digunakan oleh tenaga kesehatan di rumah sakit oleh Tim PPI RS Pusat Pertamina.  

Direktur P2PML Kementerian Kesehatan RI, dr. Wiendra Waworuntu M.Kes mengingatkan atas pentingnya edukasi terhadap pasien, keluarga, dan masyarakat sehingga dapat meredam berita hoax yang beredar di masyarakat.

Sementara dr. Robert Shinto, SpPD, PTI-K dari RS Pelni & Divisi Penyakit Tropik dan Infeksi Departemen Ilmu Penyakit Dalam RS Cipto Mangunkusumo, FK Universitas Indonesia memaparkan tentang update situasi terkini, identifikasi kasus yang terjadi dan cara-cara pencegahan yang dapat dilakukan oleh para tenaga kesehatan.

Kepala KKP I Soekarno Hatta, Anas Ma’ruf, menyampaikan berbagai langkah serta skrining yang dilakukan di Bandar Udara untuk menyikapi perkembangan case infeksi Novel Corona Virus (2019-NCov).

Sebelumnya, Menteri BUMN, Erick Thohir meminta RS BUMN harus cepat tanggap dalam mencegah masuknya virus tersebut masuk ke Indonesia. Langkah kesiapsiagaan tersebut dibuktikan dengan membentuk tim gerak cepat identifikasi dan pencegahan penyebaran virus Corona di seluruh Indonesia.

Baca juga : Pertamina Bangun Jalur Evakuasi Tsunami di Link Kapling Baru II