3000 Personel Garis Depan Angkasa Pura I Telah Divaksinasi Covid-19

3000 Personel Garis Depan Angkasa Pura I Telah Divaksinasi Covid-19
Vaksinasi bagi karyawan AP I (Sumber: dok. AP I)

PT Angkasa Pura I mulai mengikuti program vaksinasi yang diselenggarakan pemerintah. Hingga Senin 22 Maret 2021, sekurangnya, sebanyak 3.370 karyawan perseroan telah mendapatkan vaksin Covid-19.

Pemberian vaksin Covid-19 diutamakan bagi pegawai yang bertugas di garis depan, yang langsung bersinggungan dengan pelanggan. Selain itu juga pegawai administrasi yang menerima vaksin secara bertahap. 

"Angkasa Pura Airports sangat mendukung program vaksinasi dari Pemerintah, baik yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN maupun hasil kolaborasi dengan instansi lain," ungkap Direktur Utama Angkasa Pura Airports Faik Fahmi.

Faik menambahkan bahwa vaksinasi sangat penting terutama bagi AP I. Pasalnya, perseroan kini berperan sebagai tulang punggung transportasi udara. Vaksinasi menjadi sebuah upaya untuk menggairahkan kembali industri penerbangan yang turun akibat pandemi.

"Dengan adanya vaksinasi untuk para personel kami ini, diharapkan dapat meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat luas untuk dapat kembali menggunakan transportasi udara dengan nyaman dan aman," lanjut Faik.

Untuk rincian peserta vaksin, sebanyak total 3.190 adalah personel AP I di 15 bandara kelolaan. Sementara 180 personel lainnya berdinas di kantor pusat di Jakarta.

Dari 3.190 personel di 15 bandara tersebut terbagi menjadi 1.085 personel garis depan atau frontliner. Mereka terdiri dari personel Aviation Security, Customer Service Officer, Terminal Service Officer, dan petugas Airport Rescue and Fire Fighting, serta 2.105 personel administrasi.

Menurut Faik Fahmi, dengan adanya vaksinasi ini diharapkan akan mengurangi risiko paparan dan penyebaran Virus Corona di lingkungan bandara, serta untuk memberikan imunitas tubuh dari personel bandara garis depan yang bersentuhan langsung dengan pengguna jasa bandara. 

Baca juga: Angkasa Pura I Sebut 2021 Jadi Tahun Kebangkitan, Apa Stategi Bisnisnya?